fin.co.id — Tim Nasional Indonesia bersiap melakoni pertandingan perdana yang krusial dalam ajang ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Timnas Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin malam pukul 20.30 WIB.
Pertrungan malam ini menjadi pertemuan ke-19 sepanjang sejarah bagi kedua negara di kancah internasional. Berdasarkan catatan statistik dari lembaga data 11v11, dominasi Indonesia atas tim berjuluk Angkor Warriors tersebut berada di level yang sangat superior tanpa pernah tersentuh kekalahan sekali pun.
Tim Merah Putih mengantongi rekor tak terkalahkan dari 18 bentrokan sebelumnya. Catatan impresif tersebut merangkum 17 kemenangan mutlak serta hanya satu hasil imbang, dengan total gelontoran 80 gol bersarang ke gawang Kamboja.
Sejarah rivalitas kedua tim bermula pada tanggal 6 Desember 1995 dalam ajang multi-olahraga SEA Games. Pada pertemuan perdana tersebut, Indonesia mengamuk dan melumat Kamboja dengan skor telak 10-0. Kemenangan fantastis itu hingga kini masih tercatat sebagai rekor kemenangan terbesar Garuda atas Angkor Warriors.
Satu-satunya noda kecil dalam rekor sempurna Indonesia terjadi pada 27 April 1997. Ketika itu, kedua kesebelasan berhadapan dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 1998, di mana pertandingan harus berakhir sama kuat dengan skor 1-1.
Selepas hasil imbang tersebut, Indonesia selalu mendominasi jalannya laga dan menyapu bersih seluruh sisa pertemuan dengan kemenangan. Pada duel terakhir yang tersaji tanggal 23 Desember 2022 dalam ajang Piala AFF, skuad Garuda sukses mengamankan kemenangan tipis 2-1.
Baca Juga
Secara keseluruhan, lini serang Indonesia tampil sangat produktif ketika bersua Kamboja. Rata-rata Garuda mampu mencetak 4,4 gol di setiap pertandingan. Sebaliknya, lini pertahanan Kamboja hanya sanggup membobol gawang Indonesia sebanyak 10 kali dari 18 pertemuan.
Bagi Kamboja, pertandingan malam ini merupakan laga kedua mereka di fase Grup A Piala AFF 2026. Pada laga pembuka sebelumnya, Angkor Warriors harus mengakui keunggulan Singapura dengan skor tipis 1-2.
Kondisi tersebut membuat Kamboja dipastikan tampil dengan motivasi tinggi untuk bangkit. Menanggapi hal tersebut, pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa anak asuhnya sama sekali tidak boleh memandang remeh sang lawan. Juru taktik asal Inggris itu menilai Kamboja sebagai kesebelasan yang terorganisasi dengan sangat baik dan memiliki kedisiplinan taktik tinggi di atas lapangan.
"Kamboja adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit," ujar John Herdman dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Baca Juga
Meskipun mewaspadai potensi kejutan dari lawannya, pelatih berpengalaman itu memastikan bahwa fokus utama skuad Garuda tetap terletak pada internal tim. Herdman menekankan pentingnya menjaga identitas permainan, memperkuat jalinan chemistry, serta merawat semangat kolektif demi mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan Indonesia vs Kamboja bisa disaksikan melalui platform streaming vision plus