Bola . 28/07/2026, 13:58 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Klub raksasa Liga Italia, Juventus, menunjukkan pergerakan agresif pada bursa transfer musim panas ini guna merombak komposisi lini depan mereka. Manajemen I Bianconeri mengalihkan buruan utama kepada penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, demi memperkuat ketajaman skuad asuhan pelatih Luciano Spalletti musim depan.
Langkah strategis ini terpaksa Juventus ambil setelah proses negosiasi panjang dengan Paris Saint-Germain untuk merekrut Randal Kolo Muani mengalami jalan buntu. Kehadiran Zirkzee dinilai sebagai solusi ideal untuk mendongkrak performa lini serang tim asal Turin tersebut.
Penyerang asal Belanda tersebut memang kehilangan tempat reguler di skuad utama The Red Devils. Sepanjang musim lalu di bawah kendalian pelatih Michael Carrick maupun Ruben Amorim, pemain berusia 25 tahun itu hanya mencatatkan lima kali penampilan sebagai starter di ajang Liga Premier.
Minimnya kesempatan bermain membuat sang penyerang gagal memberikan dampak maksimal di Old Trafford. Situasi pelik tersebut memicu derasnya rumor kepindahan, hingga sang pemain dikabarkan siap mencari pelabuhan baru demi menyelamatkan karier profesionalnya.
Laporan dari media Inggris, The Sun, mengonfirmasi bahwa Juventus kini berada di garis terdepan dalam perburuan tanda tangan Joshua Zirkzee. Manajemen klub Turin tersebut berencana meresmikan kesepakatan peminjaman awal pada bursa transfer musim panas ini.
Dalam proposal penawaran tersebut, Juventus menyertakan opsi pembelian permanen senilai 30 juta poundsterling yang bisa diaktifkan pada akhir masa peminjaman. Paket transfer ini dinilai cukup menarik bagi manajemen Manchester United yang tengah mengevaluasi ulang skuad mereka.
Joshua Zirkzee sendiri menyambut positif rumor kepindahan kembali ke ranah Italia. Mantan pemain depan Bologna tersebut sangat berambisi menghidupkan kembali kariernya yang sempat meredup di tanah Inggris sekaligus menemukan sentuhan terbaiknya di lapangan.
Rekam jejak Zirkzee di kompetisi Serie A sebenarnya tergolong sangat gemilang sebelum ia memutuskan pindah ke Inggris. Ia sempat menikmati masa-masa produktif saat memperkuat Parma serta menjadi bintang utama di Bologna dengan catatan 14 gol dari total 58 penampilan resmi.
Meskipun klub pesaing domestik seperti AS Roma turut memantau situasi sang penyerang, Juventus tetap menjadi kandidat terkuat berkat pergerakan taktis yang cepat. Para petinggi Manchester United juga menunjukkan sikap terbuka dan bersedia melepas sang pemain dengan harga yang realistis.
Nilai tebusan 30 juta poundsterling dianggap sebagai angka yang adil untuk merefleksikan performa sang penyerang yang kurang konsisten. Sejak diboyong ke Old Trafford pada tahun 2024 dengan mahar senilai 36,5 juta poundsterling, Zirkzee kesulitan memenuhi ekspektasi tinggi publik Manchester.
Persaingan di lini depan Manchester United dipastikan semakin ketat menyusul keberadaan Benjamin Sesko dan Mateus Cunha yang menjadi pilihan utama pelatih Michael Carrick untuk musim 2026-2027. Kondisi ini membuat peluang Zirkzee untuk mendulang menit bermain reguler semakin tertutup rapat.
Pulang ke kompetisi Serie A bersama Juventus memberikan lingkungan paling ideal bagi Zirkzee untuk memulihkan kepercayaan diri. Dukungan taktik dari Luciano Spalletti diyakini mampu membangkitkan kembali naluri mencetak gol penyerang jangkung tersebut di pentas sepak bola Italia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media