Bola . 03/08/2026, 17:53 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Panggung akbar Grup A ASEAN Championship 2026 menyajikan salah satu pertandingan paling dinanti publik sepak bola nasional. Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga krusial menghadapi Vietnam pada matchday ketiga di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 3 Agustus 2026 malam pukul 20.30 WIB. Pertemuan dua kekuatan besar Asia Tenggara ini memegang peranan vital dalam perebutan tiket otomatis menuju babak semifinal turnamen.
Skuad Garuda menatap pertandingan kandang ini dengan kepercayaan diri tinggi berkat catatan positif pada dua laga pembuka. Pasukan Merah Putih kini menduduki peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan mengantongi nilai sempurna enam poin, hasil dari kemenangan meyakinkan atas Kamboja (5-1) dan Timor Leste (3-0). Tambahan tiga angka penuh malam ini membuka lebar peluang Indonesia untuk merebut takhta puncak klasemen dari tangan pesaing.
Sementara itu, kubu tamu datang dengan ambisi besar untuk memperbaiki posisi. Vietnam saat ini menempati tangga ketiga lewat perolehan empat angka, usai membantai Timor Leste tujuh gol tanpa balas namun tertahan imbang tanpa gol tatkala bersua Singapura. Skuad The Golden Star Warriors mengusung misi bangkit demi menjaga asa melaju lebih jauh di ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara ini.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, melontarkan apresiasi serta kewaspadaan tinggi terhadap kualitas sang calon lawan dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (2/8/2026). Juru taktik asal Inggris tersebut menyoroti rekor impresif pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, yang belum pernah menelan kekalahan dalam berbagai turnamen di kawasan ASEAN.
"Menurut saya, Vietnam adalah tim yang sangat kuat. Pelatih mereka belum pernah kalah dalam turnamen-turnamen di kawasan ASEAN ini," ujar Herdman di hadapan awak media. "Dia tahu apa yang diperlukan, memahami mentalitas, dan paham cara mengeluarkan kemampuan terbaik dari pemain lokal maupun pemain naturalisasi."
Herdman juga mengagumi kedisiplinan organisasi permainan serta kesiapan matang yang ditunjukkan kubu lawan. Vietnam tercatat sudah memulai pemusatan latihan sejak 22 Juni dan melakoni rangkaian agenda uji tuntas tanpa tersentuh kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir. Sebaliknya, pelatih berusia 51 tahun tersebut menilai Indonesia masih berada dalam tahap membangun fondasi tim karena baru menginjak partai ketiga. Kendati demikian, ia memastikan anak asuhnya siap mengerahkan kemampuan maksimal demi mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Di kubu seberang, pelatih Vietnam Kim Sang-sik mengakui timnya membawa tekanan besar menyusul hasil kurang memuaskan saat ditahan imbang Singapura pada pertandingan sebelumnya. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menegaskan bahwa skuad asuhannya bertekad menjadikan lawatan ke Bogor sebagai momentum kebangkitan.
"Kami sangat menyesal tidak bisa mengalahkan Singapura, padahal kami menciptakan banyak peluang. Seandainya menang, tentu persiapan menghadapi laga tandang ke Indonesia akan lebih mudah," ungkap Kim Sang-sik. "Namun sekarang kami datang dengan tekanan yang lebih besar. Kami ingin menjawab kekecewaan dari laga sebelumnya dengan penampilan yang baik saat melawan Indonesia."
Pertemuan sarat gengsi ini diprediksi berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal. Dukungan penuh suporter setia di Stadion Pakansari diharapkan mampu membakar semangat juang para pemain Garuda untuk mengatasi perlawanan ketat Vietnam sekaligus mengamankan tiga poin penuh demi memuluskan langkah ke babak selanjutnya.
Prediksi Skor Indonesisa 2-0 Vietnam
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media