Balap

Marc Marquez Sebut Silverstone Jadi Trek Tersulit MotoGP 2026

Marc Marquez menyebut Sirkuit Silverstone sebagai salah satu tantangan terberat yang harus dihadapi pada sisa musim MotoGP 2026. Setelah tampil nyaris sempurna

Marc Marquez Sebut Silverstone Jadi Trek Tersulit MotoGP 2026
Marc Marquez, Image: @marcmarquez93 / Instagram

fin.co.id - Marc Marquez menyebut Sirkuit Silverstone sebagai salah satu tantangan terberat yang harus dihadapi pada sisa musim MotoGP 2026. Setelah tampil nyaris sempurna di MotoGP Jerman sebelum jeda musim panas, pembalap Ducati Lenovo Team itu kini bersiap menghadapi karakter lintasan yang sangat berbeda di MotoGP Inggris.

Silverstone dikenal sebagai salah satu sirkuit paling panjang dan paling menguras fisik dalam kalender MotoGP. Kombinasi tikungan cepat, perubahan arah berkecepatan tinggi, serta kondisi cuaca yang sulit diprediksi membuat balapan di Inggris selalu menghadirkan tantangan tersendiri.

Marc Marquez Datang dengan Modal Positif

Marquez tiba di Silverstone dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih hasil maksimal di MotoGP Jerman. Ia berhasil memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk mengumpulkan poin penting dan kini hanya terpaut 18 poin dari pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026.

Hasil tersebut menjadi modal berharga setelah sebelumnya ia sempat tertinggal lebih dari 100 poin usai MotoGP Italia. Dalam beberapa seri terakhir, performa Marquez terus menunjukkan peningkatan meski masih dibayangi masalah kondisi fisik pada bahunya.

"Jerman adalah akhir pekan yang sempurna. Kami mampu memanfaatkan setiap kesempatan dan meraih seluruh poin yang tersedia sehingga berhasil naik ke posisi ketiga klasemen," kata Marc Marquez.

Silverstone Jadi Ujian Fisik Terbesar

Meski tampil impresif di Sachsenring, Marquez mengakui bahwa Silverstone menawarkan tantangan yang jauh lebih berat. Menurutnya, lintasan sepanjang hampir enam kilometer itu membutuhkan kekuatan fisik yang sangat besar sepanjang balapan.

Selama jeda musim panas, pembalap asal Spanyol tersebut memanfaatkan waktu untuk beristirahat sekaligus meningkatkan kondisi fisiknya agar siap menghadapi seri berikutnya.

"Saya menggunakan masa libur untuk sedikit bersantai, tetapi juga mengisi kembali tenaga dan tetap menjalani latihan."

Ia menambahkan bahwa Silverstone merupakan lintasan yang panjang dan sangat menuntut kondisi fisik pembalap. Selain itu, faktor cuaca di Inggris juga kerap mengubah jalannya balapan secara drastis.

"Silverstone adalah trek yang panjang dan sangat menguras fisik. Ditambah lagi, cuaca di sana selalu bisa mengubah jalannya balapan."

Karakter Silverstone Tidak Menguntungkan Marquez

Dari seluruh sirkuit yang masih tersisa musim ini, Silverstone dianggap memiliki karakter yang paling mirip dengan Assen. Trek tersebut dipenuhi tikungan cepat dan perubahan arah yang agresif, sesuatu yang sempat menyulitkan Marquez di MotoGP Belanda.

Berita Terkait