Daftar Juara Piala Super Eropa Sepanjang Masa: Real Madrid Masih di Puncak, PSG dan Aston Villa Kejar Trofi Kedua
PSG vs Aston Villa berebut gelar kedua UEFA Super Cup 2026 di Salzburg. Simak ulasan sejarah dan peluang kedua tim di sini!
fin.co.id - Panggung sepak bola klub Eropa kembali menghadirkan duel prestisius dalam ajang UEFA Super Cup atau Piala Super Eropa 2026. Paris Saint-Germain (PSG) dan Aston Villa saling berhadapan di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, pada Kamis 13 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.
Kedua kesebelasan sama-sama mengusung ambisi besar untuk merebut trofi kedua mereka UEFA Super Cup. PSG datang dengan status sebagai juara Liga Champions musim 2025-2026, sementara itu Aston Villa menjuara Liga Europa musim lalu.
Tentunya pertandingan PSG vs Aston Villa menjajikan tontonan menarik mengingat keduanya memiliki rekam jejak dalam kompetisi Eropa.
Misi Bersejarah PSG Pertahankan Gelar Juara
Paris Saint-Germain mencatatkan tinta emas pada tahun 2025 lalu ketika mereka mengangkat trofi Piala Super Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Saat itu, skuad asal Prancis tersebut sukses menaklukkan Tottenham Hotspur lewat drama adu penalti yang menegangkan di Udine, Italia.
Baca Juga
Kemenangan tersebut sekaligus mendaulat PSG sebagai klub pertama asal Prancis yang menjuarai Piala Super Eropa. Kini, tim asuhan Luis Enrique memburu gelar kedua mereka secara beruntun.
Apabila PSG mampu mengatasi perlawanan Aston Villa malam ini, mereka akan mencatatkan rekor spesial. PSG bakal menjadi tim kedua di era modern yang mampu mempertahankan trofi Piala Super Eropa secara berturut-turut, mengikuti jejak Real Madrid yang melakukannya pada rentang tahun 2016 dan 2017.
Penantian Panjang Aston Villa Selama 44 Tahun
Baca Juga
Di sisi lain, Aston Villa memiliki sejarah yang jauh lebih panjang dengan turnamen ini. Klub asal Inggris tersebut pertama kali mencicipi manisnya gelar juara Piala Super Eropa pada tahun 1982 silam.
Kala itu, The Villans sukses merengkuh trofi juara setelah menumbangkan Barcelona dalam pertandingan dua leg yang berlangsung sengit. Gelar tersebut sekaligus menjadi satu-satunya trofi Piala Super Eropa yang bertengger di lemari kebanggaan klub.