Sportainment

Profil Bilal Hasan: Petarung Berdarah Sunda Jebolan CFFC yang Selangkah Lagi Tembus Panggung UFC

Petarung keturunan Sunda Bilal Hasan menang TKO di DWCS Season 10. Rekor naik jadi 9-0, makin dekat dengan kontrak resmi UFC!

Profil Bilal Hasan: Petarung Berdarah Sunda Jebolan CFFC yang Selangkah Lagi Tembus Panggung UFC
Profil Bilal Hasan: Petarung Berdarah Sunda Jebolan CFFC yang Selangkah Lagi Tembus Panggung UFC

fin.co.id - Panggung Mixed Martial Arts (MMA) dunia kembali geger oleh aksi gemilang petarung berdarah Indonesia. Bilal Alakai Hasan atau populer dengan sapaan Bilal Hasan sukses memetik kemenangan impresif dalam ajang perburuan kontrak UFC, Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 di UFC Apex, Las Vegas, Amerika Serikat.

Menghadapi petarung asal India, Mridul Saikia, Bilal tampil sangat dominan sejak detik awal pertandingan. Petarung berusia 25 tahun tersebut tidak butuh waktu lama untuk menyudahi perlawanan lawannya lewat kemenangan Technical Knockout (TKO) kilat pada ronde pertama.

Hasil manis ini resmi memperpanjang rekor profesional Bilal menjadi tak terkalahkan dengan catatan 9-0-0. Tren positif tersebut sekaligus kian melapangkan jalannya untuk mengamankan kontrak resmi bertarung di panggung utama Ultimate Fighting Championship (UFC).

Di balik kepiawaian bertarungnya di dalam oktagon, Bilal juga mencuri perhatian publik lewat aksi-aksi unik bernuansa lokal. Ia kerap membanggakan identitas Sunda setiap kali merayakan kemenangan, seperti momen viral saat melontarkan candaan "Aing still kasep" usai mempertahankan sabuk juara CFFC. Meskipun lahir di Oahu, Hawaii, dan besar di Washington, kedua orang tuanya merupakan warga asli berdarah Sunda.

Perjalanan Karier dan Ambisi Jadi Ikon MMA Indonesia

Darah bela diri Bilal sudah terasah sejak usia empat tahun melalui disiplin Taekwondo, hingga sukses merengkuh gelar juara PAN-American Taekwondo Junior Championships pada 2017 silam. Ia kemudian beralih ke ajang MMA profesional pada akhir 2022 dan bergabung dengan promosi Cage Fury Fighting Championship (CFFC).

Kombinasi kemampuan striking yang presisi serta grappling tingkat tinggi mengantarkannya mendominasi divisi flyweight. Ia sukses merebut sabuk juara CFFC pada September 2024, lalu mempertahankan gelarnya lewat serangkaian kemenangan KO dan TKO atas lawan-lawannya hingga akhirnya menembus panggung DWCS.

Melalui pencapaian tersebut, Bilal memendam ambisi besar untuk mengharumkan nama bangsa di kancah global. Ia bertekad menjadi ikon baru olahraga bela diri yang mampu mendunia, mengikuti jejak kesuksesan para legenda Asia di kancah internasional.

Berita Terkait