FIFA Terancam Pecah! UEFA, AFC & CONCACAF Siapkan Kompetisi Tandingan, Bagaimana Nasib Indonesia?
Dunia sepak bola internasional kembali diguncang isu panas. Tiga konfederasi besar, yakni UEFA, AFC, dan CONCACAF, dilaporkan mulai mendiskusikan kemungkinan membentuk kompetisi baru
fin.co.id - Dunia sepak bola internasional kembali diguncang isu panas. Tiga konfederasi besar, yakni UEFA, AFC, dan CONCACAF, dilaporkan mulai mendiskusikan kemungkinan membentuk kompetisi baru yang berpotensi menjadi tandingan ajang yang berada di bawah kendali FIFA.
Situasi ini menjadi semakin menarik karena konflik tersebut terjadi ketika Presiden FIFA Gianni Infantino tengah menghadapi tekanan dari sejumlah federasi dan konfederasi anggota.
Jika benar-benar berkembang menjadi konflik terbuka, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara sepak bola besar. Timnas Indonesia dan PSSI juga bisa berada dalam posisi yang cukup rumit.
Pasalnya, PSSI sebelumnya diketahui memberikan dukungan kepada Infantino. Di sisi lain, AFC merupakan konfederasi yang menaungi PSSI di kawasan Asia.
Dengan kata lain, Indonesia berpotensi menghadapi pilihan sulit jika konflik antara FIFA dan konfederasi-konfederasi besar semakin melebar.
Baca Juga
Tekanan terhadap Infantino Makin Panas
Perseteruan politik sepak bola internasional sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Namun, perkembangan terbaru membuat situasinya semakin serius.
Gerakan penolakan terhadap Infantino kembali menguat setelah munculnya proposal terkait penjualan sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.
Rencana tersebut sebelumnya disebut sebagai bagian dari upaya mendapatkan investasi besar. Namun, proposal itu akhirnya dicabut setelah mendapatkan penolakan dari sejumlah pemangku kepentingan sepak bola.
Meski rencana tersebut sudah dihentikan, persoalan ternyata belum selesai.
Baca Juga
Sejumlah federasi dan konfederasi masih mempertanyakan gaya kepemimpinan Infantino. Mereka menilai pengelolaan sepak bola dunia seharusnya mengedepankan kepentingan kolektif, bukan terpusat pada satu figur.
Kritik tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan yang lebih luas.
UEFA, AFC, dan CONCACAF Kirim Surat Terbuka
Pada Senin, 10 Agustus 2026, UEFA, AFC, dan CONCACAF mengeluarkan pernyataan bersama bertajuk "Surat Terbuka untuk Keluarga Sepak Bola."