Bola . 26/08/2026, 14:30 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Arsenal semakin dekat mencapai kesepakatan besar dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal, terkait penjualan penyerang sayap Gabriel Martinelli. Nilai potensi transfer sang pemain bahkan dikabarkan mencapai 66 juta euro atau sekitar Rp 1,1 triliun.
Manajemen The Gunners menyetujui struktur nilai transfer yang mencakup angka pasti sebesar 58 juta euro, ditambah bonus performa senilai 8 juta euro. Rumor kepindahan ini menguat setelah jurnalis olahraga James Benge melaporkan bahwa sang pemain asal Brasil terbuka menyambut tantangan baru di Saudi Pro League.
Kabar penjualan ini muncul di tengah persiapan skuad asuhan Mikel Arteta menghadapi Aston Villa dalam lanjutan Liga Premier pada Senin. Sebelumnya, Meriam London baru saja memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Coventry City pada Jumat lalu.
Kepergian Martinelli berpotensi meninggalkan lubang besar di lini serang Arsenal. Pasalnya, pemain sayap lincah tersebut menyusul jejak Leandro Trossard yang sudah lebih dulu meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas yang sama.
Meskipun Martinelli hanya mencatatkan satu gol di Liga Premier pada musim lalu, manajemen klub tetap membutuhkan tambahan tenaga baru. Perekrutan Christos Tzolis dinilai belum cukup untuk menutup kontribusi enam gol dan enam assist yang ditinggalkan Trossard musim 2025-2026.
Mikel Arteta kini memutar otak mencari pengganti sepadan sebelum jendela transfer resmi ditutup pada 1 September. Sejumlah nama besar mulai dikaitkan dengan pintu masuk Stadion Emirates untuk menjaga kedalaman skuad.
Julian Alvarez menjadi salah satu nama yang paling santer dikabarkan masuk dalam radar incaran Arsenal. Penyerang asal Argentina milik Atletico Madrid ini memiliki kualitas mumpuni, meski ia cenderung lebih efektif bermain sebagai penyerang tengah atau dalam skema dua penyerang.
Alternatif lainnya adalah Eberechi Eze yang sempat masuk dalam bursa spekulasi transfer. Kendati demikian, karakteristik permainan Eze dinilai kurang ideal karena ia tidak terbiasa menyisir sisi lapangan secara cepat layaknya seorang winger murni.
Para pendukung Arsenal sendiri sempat merasa frustrasi melihat lini serang tim kesayangan mereka yang hanya mengoleksi 71 gol di Liga Premier sepanjang musim 2025-2026. Namun, torehan tersebut pada akhirnya sudah lebih dari cukup untuk mengantar The Gunners merengkuh gelar juara.
Jika Mikel Arteta gagal mendatangkan pengganti sepadan sebelum tenggat waktu transfer, lini depan Arsenal terpaksa mengandalkan amunisi yang ada. Kendati demikian, publik tentu tidak akan mempermasalahkan ketajaman lini depan selama pelatih asal Spanyol tersebut mampu membawa klub mempertahankan takhta juara Liga Premier untuk musim kedua secara beruntun.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media