Bola . 22/09/2026, 11:42 WIB

Pakai Sertifikat Vaksin Palsu, Granit Xhaka Minta Maaf dan Siap Jalani Investigasi Hukum

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

fin.co.id - Kapten tim nasional Swiss, Granit Xhaka, tersandung masalah hukum yang mengejutkan publik sepak bola internasional. Gandang berpengalaman itu mengakui sempat dilanda keraguan hingga nekat menggunakan sertifikat vaksin Covid-19 palsu di masa lalu.

Kejaksaan Kota Lucerne, Swiss, saat ini tengah menggulirkan investigasi mendalam terkait kepemilikan dokumen palsu tersebut. Dokumen kesehatan kontroversial yang sempat menjadi syarat mutlak perjalanan internasional semasa pandemi korona itu didapatkan Xhaka secara ilegal.

Buntut dari proses hukum yang berjalan membuat Xhaka terpaksa menepi dari lapangan hijau. Pemain berusia 33 tahun itu dipastikan absen memperkuat skuad La Nati dalam ajang UEFA Nations League kontra Makedonia Utara, Skotlandia, serta Slovenia demi menjalani pemeriksaan di negaranya.

Menghadapi situasi pelik ini, Xhaka secara terbuka menyampaikan penyesalan mendalam. Mantan penggawa Arsenal yang kini membela Sunderland tersebut menyatakan kesiapan penuh untuk bertanggung jawab secara hukum atas kecerobohan masa lalunya.

“Dalam beberapa hari terakhir, muncul pemberitaan terkait persoalan saya ini. Saya ingin membereskannya sendiri. Terkait vaksin Covid-19, saya saat itu ragu dan berpikir dua kali soal itu. Saya tidak percaya dengan vaksin dan dibayangi kekhawatiran serta ketakutan,” ungkap Xhaka melalui pernyataan resmi di media sosial.

Ia mengakui bahwa keputusan tersebut diambil ketika kondisi emosionalnya tidak stabil. Alih-alih berkonsultasi dengan tenaga medis profesional, Xhaka justru memilih jalan pintas dengan membeli dokumen palsu.

“Saat emosi saya tidak stabil, saya memilih membeli sertifikat itu ketimbang bertanya kepada ahlinya. Hari ini saya merasa tindakan itu keliru. Itu kesalahan besar. Saya menyesal,” sambungnya.

“Saya siap bertanggung jawab atas keputusan saya. Saya berkomitmen penuh menjalani investigasi dan akan bekerja sama penuh dengan otoritas terkait,” tegas Xhaka.

Kasus hukum ini mencoreng catatan gemilang perjalanan karier internasional Xhaka bersama timnas Swiss. Ia tercatat telah mengoleksi 153 caps dan membukukan 18 gol, serta sukses memimpin rekan-rekan setimnya menembus babak perempat final pada ajang Piala Dunia 2026 beberapa waktu lalu.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com