Final ASEAN Cup 2026: Bekuk Thailand, Timnas Indonesia Berpeluang Loncat ke Urutan 114 FIFA
Skenario Timnas Indonesia melesat ke peringkat 114 dunia jika mengalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Simak ulasan lengkapnya di sini.
fin.co.id - Laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026 menyajikan pertarungan sengit antara dua raksasa sepak bola Asia Tenggara. Duel sarat gengsi ini tidak sekadar memperebutkan trofi juara, tetapi juga berdampak langsung pada lonjakan posisi di ranking resmi FIFA.
Kemenangan di partai final membuka peluang lebar bagi skuad Garuda untuk mendongkrak peringkat internasional secara signifikan. Skuad asuhan pelatih kepala John Herdman mengusung misi ganda untuk mengangkat trofi sekaligus memperbaiki posisi di tabel klasemen dunia.
Saat ini, Timnas Indonesia masih tertahan di peringkat ke-117 dunia dengan mengantongi 1.163,15 poin. Tambahan 2,66 poin sebelumnya mendarat mulus di kantong Merah Putih usai membantai Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada laga pemungkas Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Namun, tambahan poin dari fase grup belum cukup untuk menggeser posisi Indonesia di daftar ranking global. Momentum penentu hadir saat Indonesia meladeni tantangan Thailand di partai puncak SUGBK, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Kemenangan atas Thailand diproyeksikan menyumbangkan tambahan sekitar 6 poin bagi Timnas Indonesia. Tambahan angka tersebut mendongkrak total perolehan poin Indonesia menjadi 1.169,15 poin.
Kalkulasi poin ini memprediksi Indonesia melompat naik tiga anak tangga sekaligus. Skuad Garuda berpeluang melesat dari peringkat ke-117 menuju urutan ke-114 dunia.
Baca Juga
Catatan Sejarah dan Kekuatan Baru Garuda
Rekor pertemuan masa lalu mencatat dominasi sang rival abadi. Dari total 78 kali bentrokan sejak masa lampau, Thailand mengamankan 37 kemenangan, sementara Indonesia mencatat 25 kemenangan, dan 16 laga sisanya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua kesebelasan terjadi pada fase grup Piala AFF 2022 di SUGBK yang berakhir imbang 1-1. Thailand juga tercatat unggul dalam rekor kemenangan di partai final edisi tahun 2000, 2002, 2016, dan 2020.
Kendati demikian, catatan sejarah kelam tersebut siap dipatahkan oleh skuad Garuda malam ini. Indonesia turun dengan wajah baru yang jauh lebih tangguh berkat kehadiran para pemain berdarah campuran dan berkarier di level kompetitif Eropa.
Kehadiran pilar-pilar penting seperti Ole Romeny, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk menjadi motor penggerak sekaligus pembeda di atas lapangan. Seluruh elemen tim siap menjadikan SUGBK sebagai panggung pembuktian untuk mencetak sejarah baru bagi sepak bola nasional.