Guinea kembali mendapatkan penalti setelah Dewangga dinilai melanggar Algassime Bah di kotak terlarang pada menit ke-72.
Francois menilai jika tekel yang dilakukan Dewangga mengenai kaki Algassimen Bah saat menguasai bola di dalam kotak penalti.
Algassime Bah kemudian maju menjadi eksekutor. Pemain berumur 21 tahun itu gagal menjalankan tugas karena sepakannya mengenai tiang.
BACA JUGA:
- Kontrak Pau Cubarsi Resmi Diperpanjang Barcelona Hingga 2027
-
Shin Tae-yong Akan Tampilkan Permainan Timnas Indonesia U-23 yang Berbeda Saat Lawan Guinea
Shin Tae-yong Kartu Merah
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yon diganjar kartu merah setelah protes keras ke wasit karena ia menilai tekel Dewangga yang tidak mengenai kaki pemain lawan.
Shin Tae-yong lalu melakukan protes keras. Akan tetapi, pelatih asal Korea itu diberikan kartu merah oleh wasit Francois Letexier pada menit ke-75.
Wasit Francois Kurang Tegas
Wasit Francois Letexier dianggap kurang tegas sebab pemain Guinea terlihat 'manja' hingga mudah terjatuh dan sering mengulur waktu. Sehingga Timnas Indonesia mengalami kekalahan.
BACA JUGA:
- Liga Champions: Borussia Dortmund Lolos ke Final Usai Singkirkan PSG 1-0
- Tumbangkan Bayern Munchen 2-1, Real Madrid Hadapi Borussia Dortmund di Final Liga Champions
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Guinea U-23
Timnas Indonesia U-23 kalah dari Guinea pada pertandingan playoff antar-konfederasi di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine-en-Yvelines, Prancis, Kamis.