Euro 2024: Prancis Singkirkan Portugal Lewat Adu Penalti, Pelatih: Kami Kalah dengan Bangga!

sport.fin.co.id - 06/07/2024, 06:29 WIB

Euro 2024: Prancis Singkirkan Portugal Lewat Adu Penalti, Pelatih: Kami Kalah dengan Bangga!

Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe

fin.co.id-  Prancis sukses melaju ke semifinal Euro 2024 usai singkirkan Portugal melalui drama adu penalti yang berlangsung di Volkspark Stadion, Sabtu 6 Juli 2024, dinihari WIB. 

Drama adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 dalam waktu 120 menit. 

Pemain anyar Real Madrid, Kylian Mbappe tidak mengambil bagian dalam adu penalti ini, sebab sebelumnya dia diganti pada perpanjangan waktu. 

Kegagalan Portugal di drama adu penalti berasal dari Joao Felix. Dia satu-satunya pemain Portugal yang gagal bikin gol dalam adu penalti. Tembakannya menyamping ke kir arah gawang. 

Sementara 5 pemain Prancis yang maju eksekusi penalti, semuanya berbuah gol. 

Di semifinal, Prancis akan berhadapan dengan Spanyol yang lebih dulu singkirkan Jerman dalam pertandingan perempat final di waktu yang sama. 

Pelatih Portugal, Roberto Martínez mengaku bangga dengan penampilan Portugal yang lebih menguasai ritme pertandingan. Meski mereka harus kalah lewat adu penalti. 

""Kami bermain bagus dan menciptakan banyak peluang. Saya bangga dengan para pemain, mereka menunjukkan karakter hebat. Kami menguasai bola lebih banyak dan menunjukkan banyak kepribadian" katanya dilansir dari Eurosport. 

Martinez berujar, anak-anak asuhnya kalah, tapi kalah dengan perasaan bangga. 

"Kami pantas menang dan ini momen yang menyedihkan, tapi para pemain harus sangat bangga pada diri mereka sendiri. Kami kalah, tapi kami kalah dengan bangga, selalu memberikan segalanya di setiap menit, dengan gaya Portugal yang sebenarnya. Di masa depan kami akan memberikan segalanya" katanya. 

Sementara itu, pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengakui Portugal tim yang kuat. 

 "Itu adalah pertandingan yang sangat menegangkan dan ketat. Bisa saja berjalan baik, bahkan jika kami harus menyelesaikan pertandingan dengan lebih susah payah di perpanjangan waktu dengan lebih sedikit penguasaan bola" katanya.

"Ada juga kelelahan. Sudah diputuskan pada detail kecil tapi saya senang untuk grup ini. Mereka mendorong diri mereka hingga batasnya dan mengayunkannya ke sisi kanan untuk kami. Kami berada di semi-final dan itu adalah sesuatu yang tidak boleh kami anggap remeh, bahkan jika kami melakukannya . mungkin sudah terbiasa akhir-akhir ini." (*) 

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID