fin.co.id - Persik Kediri akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Barito Putera, laga pekan ke-21 BRI Liga 1 2024/2025, di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada Jumat, 31 Januari 2025, pukul 15.30 WIB.
Pada laga nanti, tim berjuluk Macan Putih harus mewaspadai ancaman Laskar Antasari yang kini tengah berada dalam tren positif.
Barito Putera berhasil mencatatkan kemenangan meyakinkan dalam dua laga terakhir, menaklukkan Madura United 4-2 dan membungkam Persebaya 3-0.
Jika tidak waspada, Persik bisa menjadi tim Jawa Timur ketiga yang tumbang di tangan Barito Putera.
Dua sosok dalam skuad Barito Putera berpotensi menjadi ‘mata-mata’ yang dapat memberikan keuntungan bagi tim tamu.
Anderson do Nascimento dan Vitor Tinoco, yang baru bergabung pada bursa transfer paruh musim, sebelumnya merupakan bagian dari Persik Kediri.
Baca Juga
Anderson, yang pernah menjadi bek andalan Macan Putih selama 1,5 musim, telah mencatatkan 42 penampilan, lima gol, dan dua assist.
Bahkan, ia pernah menjabat sebagai deputi kapten sebelum hengkang ke Barito. Sementara itu, Vitor Tinoco yang kini menjadi pelatih fisik Barito sebelumnya bekerja di Persik dan memiliki pemahaman mendalam tentang metode kepelatihan Marcelo Rospide.
Dengan keberadaan dua sosok ini, Barito Putera diprediksi memiliki strategi khusus untuk membongkar kelemahan Persik Kediri.
Persik Krisis Pemain, Barito Siap Manfaatkan Situasi
Persik harus menghadapi laga ini dalam kondisi tidak ideal. Tiga pilar utama, Ze Valente, Ezra Walian, dan Kiko Carneiro diragukan bisa tampil akibat cedera.
Baca Juga
Namun, mereka mendapat sedikit angin segar dengan kembalinya bek kiri Yusuf Meilana yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu merah.
Di bawah mistar, Leo Navacchio berpeluang kembali tampil setelah pulih dari cedera yang membuatnya absen dalam dua laga terakhir. Ia kemungkinan akan menggantikan Malik Al Husna yang sempat mengisi pos kiper utama.
Persik juga wajib bangkit setelah mencatatkan hasil kurang memuaskan dalam dua laga terakhir dengan memperoleh hasil imbang 0-0 melawan PSS Sleman dan kalah 1-2 dari Malut United.
Dengan persaingan ketat di papan atas, kemenangan menjadi harga mati bagi Macan Putih agar tetap bersaing dalam perebutan posisi terbaik di klasemen.