fin.co.id - Lanjutan pekan ke-21 Liga 1 Indonesia akan menghadirkan duel klasik antara dua tim legendaris, Persib Bandung dan PSM Makassar.
Laga sarat gengsi antara Persib vs PSM ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 1 Februari 2025.
Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertarungan dua raksasa era Perserikatan. Persib dan PSM sama-sama memiliki sejarah panjang dalam kancah sepak bola nasional.
Persib mengoleksi delapan gelar juara, sementara PSM menguntit dengan tujuh trofi.
Persib di Atas Angin, Tyronne del Pino On Fire
Persib Bandung menghadapi laga tersebut dengan kepercayaan diri tinggi, setelah meraih kemenangan penting atas Arema FC.
Tyronne del Pino menjadi bintang kemenangan tersebut lewat eksekusi tendangan bebasnya yang berkelas.
Baca Juga
Gelandang serang asal Spanyol itu kini telah mencetak 11 gol dan 7 assist musim ini, menjadikannya ancaman nyata bagi lini pertahanan PSM.
Tyronne menegaskan laga kontra Juku Eja akan menjadi ujian mental bagi Maung Bandung.
"Selain mental, Persib juga harus siap secara fisik. Lawan adalah tim yang kuat secara fisik. Kami harus bermain lebih kompak dan solid baik saat bertahan maupun menyerang," ujar Tyronne, dikutip dari laman resmi Persib.
PSM Tanpa Pilar Utama, tapi Tetap Berbahaya
Di kubu PSM, absennya bek andalan Yuran Fernandes karena cedera sejak pekan ke-17 menjadi pukulan tersendiri. Namun, lini belakang Juku Eja masih cukup kokoh dengan keberadaan Aloisio Neto, Syahrul Lasinari, dan Daffa Salman.
Baca Juga
Meskipun kehilangan Yuran, PSM tetap menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik musim ini. Hingga pekan ke-20, mereka hanya kebobolan 19 gol, menjadi tim dengan jumlah kebobolan tersedikit kedua setelah Persib.
Namun, lini serang mereka kini memiliki senjata baru, Joao Pereira Albertine atau yang akrab disapa Balotelli.
Striker asal Guinea-Bissau ini langsung tampil tajam sejak didatangkan pada jendela transfer paruh musim. Ia telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan terakhir dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi pertahanan Maung Bandung.