fin.co.id - Marcus Rashford akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk meninggalkan Manchester United.
Rashford lebih memilih untuk bergabung dengan Aston Villa sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim ini.
Meski dalam pengumuman resmi Villa tidak disebutkan, namun dikabarkan bahwa klub asal Birmingham tersebut memiliki opsi untuk mempermanenkan status Rashford pada musim panas mendatang.
Dalam wawancara pertamanya dengan media klub, Rashford mengungkapkan bahwa salah satu alasan utama ia menerima tawaran Aston Villa adalah keinginannya untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Selain itu, ia merasa tertarik untuk bergabung dengan tim yang sedang menunjukkan ambisi besar.
“Ini adalah waktu yang sangat ambisius bagi klub ini dan saya merasa ini adalah kesempatan besar untuk bergabung dengan tim serta membantu mereka melaju lebih jauh,” ujar Rashford, seperti yang dilansir dari laman resmi Aston Villa.
Baca Juga
Rashford juga menyoroti keberadaan Unai Emery sebagai manajer yang telah membawa Villa ke level yang lebih tinggi.
“Unai Emery adalah manajer top, dan apa yang telah ia lakukan di sini sungguh luar biasa. Ambisi klub ini terus berkembang, dan itulah mengapa saya ingin bergabung dengan Villa,” tambahnya.
Villa, yang kini bersaing di papan atas Liga Inggris dan juga tampil di Liga Champions, menjadi daya tarik tersendiri bagi Rashford.
Ia merasa ini adalah kesempatan untuk berkembang di tim yang penuh ambisi dan berpotensi lebih besar.
Baca Juga
“Saya memilih klub ini karena gaya sepak bola mereka sesuai dengan saya. Saya ingin membantu tim ini sekaligus menemukan kembali potensi terbaik saya dan berkembang sebagai pemain,” jelasnya.
Meski statusnya hanya pinjaman, Rashford bertekad untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal.
“Ini adalah kesempatan jangka pendek, jadi saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim. Dengan menggunakan atribut dan keahlian saya, saya ingin memberikan kontribusi yang besar,” tutup Rashford.
Dengan gabungnya Rashford, Aston Villa berharap bisa menambah kekuatan serangan tim yang saat ini sedang berjuang untuk mencapai level lebih tinggi di kompetisi domestik dan Eropa.