Drawing Liga 4 Dianggap Tidak Transparan, PSSI Desak Evaluasi Menyeluruh

sport.fin.co.id - 13/04/2025, 07:28 WIB

Drawing Liga 4 Dianggap Tidak Transparan, PSSI Desak Evaluasi Menyeluruh

Drawing Liga 4 Indonesia menuai sorotan tajam karena dinilai tidak transparan. PSSI desak evaluasi dan penataan ulang sistem kompetisi. (Ist)

fin.co.id - Pelaksanaan drawing Liga 4 Indonesia menuai kritik tajam setelah video proses pengundiannya viral di media sosial pada Jumat, 1 April 2025. Dalam video tersebut, publik menyoroti sejumlah kejanggalan yang memicu keraguan terhadap profesionalisme dan transparansi sistem kompetisi.

Sebanyak 64 tim dari seluruh Indonesia yang akan bersaing di babak nasional Liga 4 musim ini, dibagi ke dalam 16 grup. Namun, momen penting yang seharusnya berlangsung adil justru mencederai semangat fair play dan kepercayaan publik.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelaksanaan drawing yang dianggap jauh dari standar profesional. “Jangan pernah main-main dengan kompetisi Liga!” tegas Erick, menyoroti pentingnya menjaga integritas di semua jenjang kompetisi, termasuk di level amatir seperti Liga 4.

Menurut Erick, persoalan ini bukan hanya masalah teknis, tetapi menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem sepak bola nasional. Ia mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang lebih transparan dan adil, serta melibatkan semua pihak yang berkepentingan.

PSSI juga memastikan akan mengevaluasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan drawing tersebut. Organisasi ini menegaskan bahwa setiap tahapan kompetisi harus berjalan profesional, akuntabel, dan berlandaskan prinsip keadilan.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya membenahi sistem pengelolaan kompetisi sejak dari level terbawah. Drawing Liga 4 bukan sekadar pengundian grup—ia mencerminkan awal dari perjalanan panjang menuju prestasi. Dan integritas di titik awal itu menjadi fondasi utama bagi masa depan sepak bola Indonesia. (*)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID