fin.co.id - Dekat dengan sejarah baru, Brentford bersiap menyambut Fulham dalam laga penting Premier League pada Minggu, 18 Mei 2025, pukul 21.00 WIB, demi mengamankan tempat di Liga Konferensi musim depan.
Bertanding di kandang sendiri, Gtech Community Stadium, Brentford memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan catatan manis dan mencatatkan sejarah sebagai debutan di kompetisi Eropa.
Di sisi lain, Fulham yang dilanda krisis performa dan cedera berupaya bertahan dalam perebutan peringkat kedelapan.
Performa Gemilang Brentford Menuju Garis Akhir
Brentford tampil meyakinkan dalam beberapa pekan terakhir. Setelah menumbangkan tim juru kunci Ipswich Town dengan skor tipis 1-0 di Portman Road, The Bees kini membukukan enam laga tanpa kekalahan di Premier League. Dari periode tersebut, mereka berhasil mengoleksi 14 poin dan mencetak 12 gol.
Kemenangan terakhir diraih berkat gol Kevin Schade, yang memastikan tiga poin atas Ipswich. Kini, tim asuhan Thomas Frank berada di posisi kedelapan klasemen dengan 55 poin dari 36 pertandingan, unggul tipis atas pesaing seperti Brighton, Bournemouth, dan Fulham.
Mbuemo Bersinar, Brentford Siap Mencatat Sejarah
Salah satu faktor penting di balik performa Brentford musim ini adalah Bryan Mbuemo. Penyerang asal Kamerun itu telah mencetak 18 gol dan memberikan tujuh assist dalam 36 laga Premier League.
Baca Juga
Tidak mengherankan jika ia masuk dalam daftar nominasi Pemain Terbaik Premier League Musim Ini.
Jika tren positif berlanjut, Brentford berpeluang mencatat pencapaian terbaik mereka sepanjang sejarah dengan tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Fulham Kehilangan Arah, Peluang Eropa Menipis
Sementara Brentford melaju, Fulham justru tersendat. Dalam lima pertandingan terakhir Premier League, tim asuhan Marco Silva hanya meraih satu kemenangan.
Kekalahan terbaru mereka datang dari Everton, yang menekuk The Cottagers 3-1 di Craven Cottage lewat gol Vitaliy Mykolenko, Michael Keane, dan Beto.
Baca Juga
Raul Jimenez sempat mencetak gol pembuka dalam laga tersebut dan kini telah mencatat 11 gol di musim ini, namun performa individu itu belum cukup menyelamatkan Fulham dari tren buruk.