Bola . 20/05/2025, 14:21 WIB
Penulis : Aries Setianto | Editor : Aries Setianto
Egy Maulana Fikri yang musim ini mengoleksi 12 gol dan 7 assist, serta Eliano yang kembali menemukan performa terbaiknya, bisa jadi senjata utama. Kombinasi pemain muda dan berpengalaman seperti Stefano Lilipaly—yang tampil impresif bersama Borneo FC—menunjukkan bahwa regenerasi dan pengalaman berjalan beriringan.
Banyak pihak masih bertanya-tanya mengapa Elkan Baggott tak dipanggil, padahal ia sudah berada di Bali. Begitu juga dengan absennya Cyrus Margono yang sebelumnya terlihat mulai masuk radar tim pelatih. Namun daripada terjebak pada polemik, tim pelatih tampaknya memilih fokus pada solusi.
Strategi yang ditawarkan oleh Alex Pastoor adalah bentuk respons terhadap realita tim: siapa yang tersedia dan bagaimana memaksimalkan kekuatan mereka. Dengan pendekatan ini, Timnas Indonesia masih punya peluang untuk mencuri angka dari China dan bersaing ketat melawan Jepang.
Saat publik berharap pada nama-nama besar, Pastoor mengingatkan bahwa sepak bola adalah permainan kolektif. Dan di level internasional, yang terpenting bukan siapa yang bermain, tapi bagaimana tim itu bermain.
Alex Pastoor mungkin bukan sosok yang paling sering tampil di media, tapi di balik layar, dialah otak dari strategi yang dijalankan Patrick Kluivert. Di tengah ketidakhadiran Elkan Baggott dan Cyrus Margono, Pastoor menunjukkan bahwa Timnas Indonesia tetap bisa melangkah maju dengan sistem yang solid dan taktik yang matang.
Kini, tinggal bagaimana para pemain menjawab kepercayaan tersebut di atas lapangan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media