fin.co.id - Timnas Indonesia dan China akan saling berhadapan dalam pertandingan krusial Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 Juni 2025 pukul 20:45 WIB. Kedua tim masih memiliki peluang untuk lolos ke babak keempat, membuat duel ini semakin penting.
Statistik Menarik Jelang Pertandingan
Indonesia punya modal positif di kandang dalam ajang kualifikasi Piala Dunia. Berikut beberapa data statistik penting:
- Indonesia mencatat dua kemenangan kandang beruntun tanpa kebobolan di kualifikasi Piala Dunia.
- Dari delapan laga kandang terakhir, skuad Garuda hanya kalah dua kali (5 menang, 1 seri).
- Mereka juga sukses mencatat enam clean sheet dalam delapan pertandingan kandang terakhir.
Namun, catatan pertemuan melawan China masih menjadi tantangan besar:
- China tidak pernah kalah dalam 13 laga terakhir melawan Indonesia di semua kompetisi internasional (11 menang, 2 seri).
- Terakhir kali Indonesia menang atas China terjadi pada Mei 1957 dengan skor 2-0 di Jakarta.
- Meski demikian, performa China sedang menurun. Mereka hanya menang dua kali dari 10 laga terakhir di kualifikasi Piala Dunia (1 seri, 7 kalah).
- Bahkan, China hanya mencatat satu clean sheet dari 25 laga kualifikasi Piala Dunia terakhir.
Wajah Baru Timnas Indonesia: Lebih Percaya Diri
Di bawah arahan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, Indonesia semakin berbenah dengan mendatangkan sejumlah pemain diaspora berkualitas.
Beberapa nama yang kini menghuni skuad adalah:
Baca Juga
- Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers)
- Kevin Diks (FC Copenhagen)
- Marselino Ferdinan (Oxford United)
- Ole Romeny
- Nathan Tjoe-A-On
Kehadiran mereka diharapkan memperkuat lini belakang dan serangan Indonesia yang kini tampil lebih dinamis dan solid.
China: Tertinggal tapi Belum Menyerah
Meski berada di posisi juru kunci Grup C, China hanya tertinggal tiga poin dari Indonesia. Kekalahan 2-0 dari Australia pada Maret lalu membuat posisi mereka makin terjepit.
Namun, kemenangan 2-1 atas Indonesia di pertemuan sebelumnya pada Oktober menjadi motivasi tersendiri untuk membalikkan keadaan.