fin.co.id - Berikut ini akan membagikan head to head Jepang vs Timnas Indonesia dalam laga terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Duel Jepang vs Timnas Indonesia yang akan bermain di Stadion Suita City, Osaka, hari Selasa 10 Juni 2026 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kedua tim sudah memastikan fase selanjutnya, Jepang dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 sementara Timnas Indonesia harus masuk ke kualifikasi ronde keempat.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu yang membawa skuad pemain muda mencoba memanfaatkan laga ini untuk persiapan Piala Dunia 2026. Sementara Indonesia akan mencoba mencuri kemenangan di markas Jepang.
Head to Head Jepang vs Indonesia
Baca Juga
Timnas Jepang dan Indonesia telah bersua sebanyak 17 kali di berbagai ajang internasional. Dari jumlah tersebut, Jepang tampil dominan atas skuad Garuda dengan mengoleksi sepuluh kemenangan. Indonesia sendiri baru lima kali meraih kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.
Statistik pertemuan memperlihatkan betapa beratnya tantangan yang dihadapi Timnas Indonesia setiap kali bertemu Jepang. Sejak pertemuan pertama pada tahun 1954, Jepang telah memenangkan sembilan dari 16 laga terakhir, dan Garuda hanya mencatat lima kemenangan. Dua hasil imbang turut melengkapi catatan tersebut.
Yang paling menyayat bagi pendukung Merah Putih, kemenangan terakhir Indonesia atas Jepang terjadi lebih dari empat dekade lalu—tepatnya pada 24 Februari 1981 dalam sebuah laga uji coba yang berakhir 2-0 untuk Indonesia. Sejak saat itu, kemenangan atas Samurai Biru tak pernah lagi terulang, menjadikan laga kali ini sebagai peluang besar untuk mematahkan “kutukan” 44 tahun.
Skuad asuhan Patrick Kluivert kini membawa optimisme tinggi setelah meraih kemenangan penting atas Tiongkok. Hasil tersebut menjadi suntikan moral yang besar jelang laga terakhir fase grup menghadapi Jepang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Baca Juga
Meski Indonesia telah memastikan tiket ke putaran keempat, pertandingan ini tetap sarat makna. Selain ingin mengakhiri rekor buruk atas Jepang, kemenangan juga dapat berdampak pada peringkat FIFA serta membangun kepercayaan diri tim jelang babak selanjutnya.
Kluivert mengisyaratkan akan melakukan rotasi pemain demi menjaga kebugaran skuad. Namun, pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa semangat bertarung akan tetap maksimal. Kombinasi pemain inti dan pelapis diprediksi akan diturunkan, termasuk nama-nama andalan seperti Rafael Struick, Marselino Ferdinan, dan Justin Hubner.
Jepang diperkirakan tidak akan menurunkan beberapa pemain kunci seperti Takefusa Kubo dan Kaoru Mitoma. Meski demikian, pelapis mereka tetap diisi pemain-pemain berkualitas yang tampil reguler di liga-liga top Eropa. Hal ini membuat Kluivert menolak meremehkan rotasi yang dilakukan oleh pelatih Jepang, Hajime Moriyasu.
Bagi Indonesia, laga ini bukan semata-mata tentang hasil akhir atau posisi di klasemen. Ini adalah kesempatan untuk mengukir sejarah, menghentikan dominasi panjang Jepang, dan menunjukkan kepada Asia bahwa sepak bola Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan dan siap bersaing di level lebih tinggi.