fin.co.id – Momen haru mewarnai malam kemenangan Portugal di Final UEFA Nations League 2025. Sang kapten, Cristiano Ronaldo, tak kuasa membendung air matanya setelah timnya memastikan gelar juara lewat adu penalti dramatis melawan Spanyol. Laga yang berlangsung sengit itu berakhir imbang 2-2 di waktu normal sebelum ditentukan lewat drama titik putih.
Meski tidak tampil dalam sesi penalti karena digantikan Goncalo Ramos pada menit ke-88, Ronaldo tetap memberikan kontribusi penting. Pemilik lima Ballon d’Or itu sempat mencetak gol penyeimbang, membawa Portugal kembali ke permainan setelah sempat tertinggal.
Sorotan tertuju pada Ronaldo di detik-detik terakhir saat Ruben Neves maju sebagai eksekutor penalti penentu. Dalam cuplikan yang ramai beredar di media sosial, Ronaldo terlihat tak sanggup menyaksikan momen krusial itu. Ia berdiri di belakang Diogo Dalot, menutup matanya sambil berdoa dalam diam.
Begitu Neves sukses menaklukkan kiper Spanyol dan memastikan kemenangan, tangis Ronaldo pun pecah. Ia jatuh dalam pelukan staf tim nasional, menangis penuh emosi. Tak lama kemudian, ia bangkit dan bergabung dalam euforia bersama para pemain lainnya, merayakan gelar ketiga dalam kariernya bersama timnas Portugal.
Sebelumnya, Ronaldo sudah mencatat sejarah dengan mengangkat trofi Euro 2016 dan UEFA Nations League 2019. Kini, di usia 40 tahun, CR7 kembali membuktikan bahwa ia belum habis—bahkan masih menjadi bagian penting dari perjalanan juara tim.
Yang menarik, ini juga menjadi gelar resmi pertama Ronaldo sejak terakhir kali mengangkat trofi bersama Juventus pada 2020. Sebuah penantian panjang yang akhirnya terbayar dengan manis.
Baca Juga
Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Portugal sebagai kekuatan besar di Eropa, tetapi juga mempertegas warisan Ronaldo sebagai legenda sepak bola dunia—yang tetap bersinar meski usia tak lagi muda.
"Menyenangkan sekali. Pertama-tama untuk para pemain di generasi ini, yang pantas mendapatkan titel, untuk keluarga kami. Anak-anak saya datang menonton, istri saya, kakak saya, teman-teman saya," ujar Ronaldo di Reuters.
"Meraih trofi bersama Portugal itu selalu spesial. Saya punya banyak titel di klub, tapi tidak ada yang yang lebih spesial ketimbang jadi juara bareng Portugal. Menguras air mata. Tugas selesai dan kami sangat gembira," pungkas Ronaldo. (*)