Balap . 14/06/2025, 19:50 WIB
Penulis : Aries Setianto | Editor : Aries Setianto
fin.co id - Yamaha akhirnya mengambil langkah besar dalam dunia balap MotoGP dengan memperkenalkan mesin V4 baru. Setelah bertahun-tahun mengandalkan konfigurasi inline-4, pabrikan asal Jepang ini berusaha mengejar ketertinggalan dari rival seperti Ducati dan KTM.
Yang menarik, pembalap pertama yang mendapat kehormatan menguji mesin terbaru ini adalah Andrea Dovizioso, mantan runner-up MotoGP yang kini menjadi bagian dari proyek pengembangan Yamaha.
Selama ini, Yamaha dikenal dengan mesin inline-4 yang halus dan mudah dikendarai. Namun, di era MotoGP modern, mesin V4 terbukti lebih unggul dalam hal akselerasi dan efisiensi tenaga.
Tak heran jika Yamaha memutuskan untuk beralih ke konfigurasi V4, sebuah perubahan yang dinilai penting untuk kembali bersaing di garis depan.
Uji coba perdana dilakukan di Sirkuit Barcelona dengan Dovizioso dan Augusto Fernandez sebagai pembalap uji.
Menurut Massimo Meregalli, Direktur Tim Yamaha, sesi ini bukan tentang kecepatan, melainkan evaluasi dasar seperti respons mesin, ketahanan, serta umpan balik dari pembalap.
Andrea Dovizioso bukanlah nama asing di MotoGP. Pengalamannya yang luas, termasuk sebagai rival berat Marc Márquez di masa lalu, membuatnya menjadi sosok yang tepat untuk memberikan masukan berharga tentang mesin baru ini.
Yamaha memanfaatkan status "concession" mereka, yang memberi waktu lebih banyak untuk pengembangan sebelum mesin ini benar-benar diuji oleh pembalap utama seperti Fabio Quartararo dan Álex Rins.
Uji coba mesin V4 Yamaha ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka tak ingin lagi tertinggal. Jika pengembangan berjalan lancar, kita mungkin akan melihat motor Yamaha dengan performa lebih agresif di musim mendatang.
Namun, Meregalli mengingatkan bahwa proses ini membutuhkan waktu.
"Waktu untuk pengujian tak pernah cukup," katanya. Artinya, Yamaha masih harus bekerja keras sebelum mesin ini benar-benar siap dilombakan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media