fin.co.id - Masa depan Max Verstappen bersama Red Bull kembali menjadi sorotan setelah Grand Prix Inggris 2026. Kegagalannya menyelesaikan balapan di Sirkuit Silverstone membuat pembalap asal Belanda itu dipastikan tidak lagi mampu memenuhi salah satu syarat penting dalam kontraknya sebelum jeda musim panas Formula 1.
Dengan situasi tersebut, klausul pelepasan yang terdapat dalam kontraknya kini dapat berlaku. Artinya, Verstappen memiliki hak untuk mempertimbangkan hengkang dari Red Bull apabila memutuskan mencari tantangan baru pada musim mendatang.
Meski demikian, aktifnya klausul tersebut tidak berarti Verstappen dipastikan akan meninggalkan Red Bull. Keputusan akhir tetap berada di tangan juara dunia empat kali itu.
Kecelakaan di Silverstone Jadi Momen Krusial
Verstappen sebenarnya tampil kompetitif sepanjang akhir pekan GP Inggris dan berpeluang mengamankan podium. Namun, harapannya pupus setelah mengalami masalah pada sayap belakang mobil RB22 di penghujung balapan.
Kerusakan tersebut membuat mobil kehilangan stabilitas hingga akhirnya Verstappen mengalami kecelakaan di tikungan Stowe. Ia mengungkapkan bahwa masalah pada sayap belakang membuat mobil sangat sulit dikendalikan.
"Mobil itu menjadi sangat berbahaya untuk dikendarai," ujar Verstappen usai balapan.
Baca Juga
Insiden tersebut sekaligus mengakhiri peluang Verstappen meraih poin penting yang dibutuhkan untuk mempertahankan posisinya di papan atas klasemen pembalap sebelum jeda musim panas.
Rumor Kepindahan Kembali Menguat
Dalam beberapa pekan terakhir, Verstappen terus dikaitkan dengan sejumlah tim rival. Ia bahkan dikabarkan sempat mengadakan pertemuan dengan McLaren untuk membahas kemungkinan masa depannya.
Meski demikian, CEO McLaren Racing Zak Brown menegaskan bahwa timnya belum memiliki rencana mengubah susunan pembalap. Hal serupa juga disampaikan bos Mercedes Toto Wolff yang memastikan George Russell dan Andrea Kimi Antonelli akan tetap membela Mercedes hingga musim 2027.
Walaupun begitu, aktifnya klausul pelepasan dalam kontrak Verstappen diperkirakan akan kembali memicu spekulasi mengenai masa depannya di Formula 1.
Baca Juga
Red Bull Berharap Kerja Sama Tetap Berlanjut
Baik Red Bull maupun Verstappen beberapa kali menegaskan keinginan untuk tetap melanjutkan kerja sama. Namun, performa mobil yang belum mampu bersaing secara konsisten sepanjang musim 2026 membuat berbagai spekulasi terus bermunculan.
Manajer Verstappen, Raymond Vermeulen, sebelumnya juga menegaskan bahwa kliennya ingin tetap bersaing memperebutkan kemenangan, bukan hanya bertarung di papan tengah.