Mengapa Malut United Pecat Imran Nahumarury? Padahal Sukses Antar Klub ke Papan Atas Liga 1

sport.fin.co.id - 17/06/2025, 05:34 WIB

Mengapa Malut United Pecat Imran Nahumarury? Padahal Sukses Antar Klub ke Papan Atas Liga 1

Imran Nahumarury (Instagram)

fin.co.id - Keputusan mengejutkan datang dari manajemen Malut United FC yang resmi memberhentikan Pelatih Kepala Imran Nahumarury dan Direktur Teknik Yeyen Tumena.

Padahal, keduanya berperan besar membawa klub asal Maluku Utara itu promosi ke Liga 1 dan mengakhiri musim 2024/2025 di posisi tiga besar klasemen dengan 57 poin.

Pemecatan ini diumumkan pada Senin (16/6), dan disebut karena keduanya melakukan pelanggaran berat yang dianggap tak sejalan dengan visi klub.

"Surat pemecatan sudah kami kirimkan dan telah mereka terima. Keduanya terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir karena bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub," tegas Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit.

Dirk menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan karena aspek teknis semata, melainkan demi menjaga identitas klub. Ia menekankan bahwa prinsip dan nilai-nilai internal lebih penting dari sekadar pencapaian di lapangan.

"Keputusan ini kami ambil karena ingin menyelamatkan klub. Bagi kami, klub lebih besar dari semuanya," ujarnya.

Dirk juga menyinggung bahwa Malut United bukan hanya soal prestasi olahraga. Klub yang baru berdiri dua tahun itu, kata dia, sedang dalam proses membangun fondasi profesional dengan menanamkan nilai kejujuran, integritas, komitmen, dan loyalitas.

"Selama dua tahun ini kami belum berbisnis sama sekali. Kami fokus membangun branding klub dan menyiapkan infrastruktur untuk menjadi klub profesional. Setelah itu, baru memikirkan pengembangan bisnis," ucapnya.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa Malut United juga memiliki tanggung jawab sosial, yakni membahagiakan masyarakat dan membuka jalan bagi talenta-talenta muda di Maluku dan Maluku Utara.

Dirk berharap penjelasan ini dapat meredam spekulasi yang berkembang di publik soal pemecatan sosok yang selama ini dianggap membawa kemajuan signifikan bagi klub.

"Musim depan tantangannya lebih berat karena semua klub ingin menjadi juara. Fokus kami sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin," katanya.

Sebelumnya, Malut United sukses menembus Liga 1 setelah menaklukkan Persiraja Banda Aceh dalam perebutan tempat ketiga Liga 2 musim lalu, mendampingi PSBS Biak dan Semen Padang sebagai tim promosi.

Maka tak heran, kabar pemecatan Imran menjadi bahan pembicaraan hangat, mengingat besarnya kontribusi sang pelatih dalam sejarah awal klub.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID