fin.co.id - Inter Milan vs Fluminense kembali jadi sorotan publik. Pernah membayangkan bagaimana rasanya bekerja keras di lapangan, tapi tetap harus menelan kekalahan? Itulah yang dirasakan Inter Milan setelah kalah 0-2 dari Fluminense pada babak 16 besar Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Stadion Bank of America, Charlotte, Selasa dini hari WIB. Meski kecewa, skuad Nerazzurri menolak patah semangat dan berjanji segera bangkit.
Chivu Puji Mental Tim Meski Kalah
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tak ingin larut dalam kesedihan. Ia menegaskan para pemain sudah berjuang habis-habisan saat menghadapi Inter Milan vs Fluminense. Namun, keberuntungan seolah enggan berpihak pada timnya.
“Kami berusaha melakukan yang terbaik, seperti biasa. Hari ini bukan hari yang baik bagi kami. Kami tidak menyangka mereka akan bermain dengan lima pemain bertahan. Mereka terorganisir dengan baik dengan blok rendah di pertahanan. Sulit bagi kami untuk menemukan solusi, terutama di babak pertama,” kata Chivu, dikutip dari laman resmi FIFA pada 1 Juli 2025.
Ia mengakui Fluminense tampil disiplin dan memaksa Inter bermain di bawah tekanan. Gol cepat German Cano sudah cukup mengacaukan rencana Nerazzurri sejak awal laga.
Lautaro: Siapa Tak Siap, Silakan Pergi
Tak hanya pelatih, sang kapten Lautaro Martinez juga meluapkan rasa kecewa usai kekalahan di laga Inter Milan vs Fluminense. Lautaro menegaskan skuad Inter sudah mengerahkan segalanya, baik di lapangan maupun sesi latihan. Namun, hasil tak selalu sesuai harapan.
“Kami berjuang untuk tujuan-tujuan penting, dan siapa pun yang ingin bertahan di sini harus menunjukkannya. Siapa pun yang tidak, harus pergi. Kami di sini untuk melakukan semua yang kami bisa untuk Inter,” tegas Lautaro dengan nada emosional.
Baca Juga
Ia menambahkan, “Saya telah melihat banyak hal yang, sebagai kapten, tidak saya sukai. Saya ingin memperjuangkan tujuan-tujuan kami karena kami adalah bagian dari klub yang hebat, dan saya ingin terus bersaing di puncak.”
Lautaro juga meminta para suporter tetap mendukung Inter Milan, meski hasil di Piala Dunia Antarklub 2025 tidak sesuai harapan.
Inter Milan Gagal Ikuti Jejak Bayern
Pada laga Inter Milan vs Fluminense, Nerazzurri harus mengakui keunggulan wakil Brasil. Fluminense mencetak dua gol penting lewat German Cano dan Hercules Nascimento. Hasil ini memaksa Inter angkat koper lebih cepat dari turnamen.
Sebaliknya, Bayern Muenchen, wakil Eropa lainnya, justru melaju mulus ke perempat final usai menyingkirkan Flamengo di babak 16 besar. Inter Milan kini harus mengevaluasi diri dan berbenah agar lebih siap menghadapi kompetisi berikutnya. (*)