fin.co.id - Robert Lewandowski selalu identik dengan ketajaman di depan gawang.
Penyerang asal Polandia itu akhirnya membagikan cerita yang jarang dia ungkap: rahasia yang membuatnya menjadi salah satu striker paling berbahaya di dunia.
Menariknya, kunci transformasi ini datang dari hubungan istimewanya dengan Jurgen Klopp, mantan pelatihnya di Borussia Dortmund.
Pertemuan yang Mengubah Jalan Karier
Saat Lewandowski bergabung dengan Dortmund, usianya masih muda dan dia baru saja melewati masa sulit akibat kehilangan sang ayah di usia 16 tahun.
Kondisi mentalnya tertutup dan dia enggan berbicara tentang perasaan pribadi. Namun, semua berubah ketika Klopp datang dengan pendekatan yang penuh empati.
Baca Juga
Lewandowski mengaku, percakapan dengan Klopp membuatnya merasa bebas mengekspresikan emosi.
Hal itu membangkitkan motivasi dan rasa percaya diri yang langsung tercermin dalam performa di lapangan.
Jurgen Klopp, Lebih dari Sekadar Pelatih
Melansir BBC Sport, Jurgen Klopp tidak hanya memberi arahan taktik, tetapi juga memahami sisi manusiawi para pemainnya.
Bagi Lewandowski, Klopp menjadi figur yang mengisi kekosongan emosional setelah kehilangan ayah.
Baca Juga
Mereka sering berdiskusi bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga kehidupan pribadi.
Dari situ, Lewandowski mulai mengubah cara berpikir dan mengelola tekanan.