Debut Viktor Gyokeres di Arsenal Belum Tajam, Gyokeres Buka Suara

sport.fin.co.id - 20/08/2025, 15:56 WIB

Debut Viktor Gyokeres di Arsenal Belum Tajam, Gyokeres Buka Suara

Viktor Gyokeres

fin.co.id - Viktor Gyokeres menjalani debutnya bersama Arsenal di Premier League saat menghadapi Manchester United di Old Trafford, Minggu lalu. Striker anyar asal Swedia itu memang belum mampu menunjukkan ketajaman, namun The Gunners tetap meraih kemenangan tipis 1-0.

Gyokeres, yang didatangkan dari Sporting CP dengan reputasi tajam lewat 97 gol dalam 102 laga, tampil sejak menit awal tetapi ditarik keluar di babak kedua. Meski gagal mencetak gol, laga tersebut tetap menjadi momen spesial karena menandai debut resminya di Liga Inggris bersama Arsenal.

Penampilan perdana Gyokeres menuai beragam reaksi. Roy Keane menilai sang striker belum terlihat tajam, sementara Daniel Sturridge menekankan bahwa adaptasi di Premier League membutuhkan waktu karena intensitasnya berbeda dari Liga Portugal. Sebaliknya, Micah Richards memberikan pembelaan dengan menyebut Gyokeres punya semua atribut untuk sukses, hanya perlu penyesuaian dengan sistem permainan Arteta.

Manajer Mikel Arteta juga mengakui timnya belum bisa memaksimalkan potensi sang penyerang, namun optimistis peran Gyokeres akan semakin vital ke depan. Dengan musim yang baru dimulai, Arsenal berharap kehadiran bomber 27 tahun ini bisa menambah daya gedor dalam perburuan gelar.

"Proud moment to make my Premier League debut for this special club and to start the season with a win," ucapnya di Instagram.

Adaptasi Striker Baru di Premier League

Debut Viktor Gyokeres bersama Arsenal mengingatkan kembali pada tantangan besar yang kerap dihadapi penyerang baru di Premier League. Kompetisi kasta tertinggi Inggris dikenal dengan tempo tinggi, fisik kuat, serta tekanan besar dari publik dan media. Tidak heran, banyak striker top Eropa yang membutuhkan waktu untuk benar-benar menemukan ketajamannya.

Contoh nyata bisa dilihat dari Didier Drogba yang butuh hampir semusim penuh sebelum menjadi mesin gol utama Chelsea. Sementara itu, Darwin Núñez juga sempat kesulitan di awal kedatangannya ke Liverpool, meski kini mulai menunjukkan konsistensi. Bahkan legenda seperti Thierry Henry dan Dennis Bergkamp pun tidak langsung moncer di musim pertama mereka di Inggris.

Premier League memang berbeda dari sebagian besar liga Eropa lain. Waktu dan ruang untuk mengolah bola jauh lebih sempit, pressing lawan begitu agresif, dan fisik bek-bek Inggris kerap membuat striker harus bekerja ekstra. Inilah yang kini sedang dihadapi Gyokeres.

Namun, Arsenal bisa optimistis. Dengan track record 97 gol di Sporting CP dan dukungan sistem Mikel Arteta, Gyokeres punya modal lengkap untuk sukses. Adaptasi mungkin memakan waktu, tapi jika ia mampu menyesuaikan diri dengan cepat, kehadirannya bisa jadi kunci Arsenal dalam persaingan perebutan gelar musim ini.

Pandu Maulana
Pandu Maulana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID