fin.co.id - Satria Muda Pertamina Bandung menutup musim IBL All Indonesian 2025 dengan cara yang nyaris sempurna, Juara tanpa kekalahan satu pun.
Dalam laga final yang berlangsung di GOR Manahan Solo, tim asuhan Youbel Sondakh berhasil menundukkan Dewa United Banten dengan skor 65-55 dan menyapu bersih seri final 2-0.
Kuarter Akhir Jadi Titik Balik
Pertandingan dimulai dengan agresivitas tinggi dari Satria Muda, meeka langsung tancap gas di kuarter pertama dengan unggul 17-5.
Namun Dewa United tak tinggal diam, di kuarter kedua, mereka bangkit dan memperkecil ketertinggalan, hingga menutup babak pertama dengan hanya selisih satu angka (27-28).
Ketegangan mencapai puncak di kuarter keempat. Lima menit terakhir jadi penentu, Sandy Ibrahim membuka kran momentum lewat tembakan 3 angka yang memecah kebuntuan.
Baca Juga
Setelah itu, duet maut Abraham Damar Grahita dan Yudha Saputera tampil menggila, serangan mereka tak mampu dibendung, membuat Dewa United kehilangan kendali permainan.
Tak diragukan, Abraham Damar jadi pemain paling bersinar malam itu. Ia mencetak 22 poin, diikuti Yudha Saputera dengan 11 poin, dan Widyanta Putra Teja menyumbang 10 poin.
Dari kubu Dewa United, Erick Ibrahim Jr. mencatatkan 12 poin, namun minim dukungan dari rekan-rekannya.
Dari sisi efisiensi, Satria Muda tampil lebih rapi. Mereka memasukkan 23 tembakan dari 58 attempt, termasuk 9 three-point yang menghukum pertahanan Dewa.
Baca Juga
Defense Jadi Pondasi Juar
Kemenangan ini bukan cuma soal serangan tajam, tapi juga pertahanan solid.
Satria Muda mencatat 11 steal, memaksa Dewa United kehilangan bola sebanyak 22 kali. Dari turnover itu, mereka mengkonversi langsung jadi 17 poin, yang sangat menentukan hasil akhir.
Dengan hasil ini, Satria Muda mencatat rekor sempurna di IBL 2025, 9 kemenangan tanpa sekalipun kalah.
Dominasi ini semakin mempertegas posisi mereka sebagai tim paling superior, di basket Indonesia saat ini.