fin.co.id - Bek tengah Swiss, Manuel Akanji, akhirnya memilih meninggalkan Manchester City dan berlabuh ke Inter Milan. Ia menyebut persaingan yang sangat ketat di lini belakang The Citizens menjadi alasan utama di balik keputusannya.
"Ada enam bek tengah di City, (pelatih) Pep Guardiola secara terbuka mengatakan bahwa akan sangat sulit bagi pemainnya untuk bermain reguler," ucap Akanji, dikutip dari Football Italia, Kamis.
Dengan keberadaan Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan beberapa nama lainnya, persaingan di posisi bek tengah City memang begitu padat. Akanji sendiri sempat menepi di 19 pertandingan musim lalu akibat cedera.
"Saya paham persaingan memang sangat ketat," tambahnya.
Inter Milan mendatangkan Akanji lewat skema pinjaman senilai 2 juta euro (Rp38 miliar) dengan opsi pembelian sebesar 15 juta euro (Rp287 miliar). Opsi tersebut akan berubah menjadi kewajiban apabila Inter menjuarai Serie A dan Akanji tampil di setidaknya 50 persen pertandingan.
Kepindahan ini sempat mengejutkan publik karena sebelumnya ia dikaitkan dengan AC Milan, Galatasaray, hingga Tottenham Hotspur. Namun, Inter berhasil memenangkan perburuan dengan tawaran menit bermain reguler dan kesempatan tampil di Liga Champions.
Di bawah asuhan Cristian Chivu, pemain berusia 29 tahun itu diharapkan bisa menambah soliditas lini pertahanan Nerazzurri. Inter juga disebut lebih sesuai dengan prioritas Akanji dibanding tawaran AC Milan.
Akanji sendiri tak sabar menjalani debut di Serie A usai jeda internasional, sementara Manchester City kini fokus meremajakan skuad untuk musim yang panjang.
Alasan Manuel Akanji Hengkang dari Manchester City dan Gabung Inter Milan: Persaingan Sangat Ketat
sport.fin.co.id - 04/09/2025, 07:00 WIB
Tim Redaksi
Manuel Akanji (Instagram @manuelobafemiakanji)