fin.co.id - Kejutan datang dari tim basket RANS Simba Bogor, usai Anthony Garbelotto resmi tidak lagi menjadi juru taktik tim untuk musim depan
Meski berhasil mencetak sejarah sebagai pelatih pertama yang membawa RANS tembus empat besar IBL GoPay 2025, kini dirinya tidak lagi menjadi pelatih.
Pelatih asal Inggris itu sebenarnya baru bergabung jelang musim 2025, usai kontraknya tak diperpanjang oleh Bali United Basketball.
Meski sempat mendapat tekanan di awal musim karena start yang kurang meyakinkan, Garbelotto perlahan membalikkan keadaan dan mengantarkan RANS pada musim terbaiknya.
Dari Start Buruk, Jadi Tim Papan Atas
Perjalanan RANS musim ini dimulai dengan performa naik-turun, dari empat laga awal, mereka cuma bisa menang dua kali.
Baca Juga
Tekanan pun datang dari fans yang kecewa melihat performa tim, tapi bukannya runtuh, RANS justru bangkit dengan luar biasa.
Mereka mencatatkan 12 kemenangan beruntun, sebelum akhirnya dihentikan oleh Borneo Hornbils di akhir April.
Konsistensi performa membuat RANS finis di posisi ketiga klasemen, dengan rekor 20 kemenangan dan hanya 6 kekalahan rekor terbaik mereka sejak debut di liga.
Berkat prestasi ini, Garbelotto pun dianugerahi gelar IBL Coach of The Year 2025.
Baca Juga
Tampil Solid di Playoffs, Tapi Gagal ke Final
Performa apik RANS berlanjut ke babak Playoffs. Di perempat final, mereka tampil dominan dan menyapu bersih Kesatria Bengawan Solo 2-0.
Sayangnya, langkah mereka terhenti di semifinal setelah kalah 1-2 dari tim kuat, Dewa United Banten.
Meski berhasil mencetak sejumlah pencapaian luar biasa, termasuk masuk empat besar dan meraih gelar pelatih terbaik musim ini, Garbelotto tetap tidak dipertahankan oleh manajemen.
Hingga kini, belum ada penjelasan rinci soal alasan di balik keputusan tersebut. Namun jelas, ini jadi momen penuh tanda tanya bagi fans, mengingat Garbelotto dinilai sukses membangun fondasi kuat untuk RANS.