Balap . 30/09/2025, 20:44 WIB

Prabowo Sambut Marc Marquez di Istana, Dorong Sport Tourism dan Generasi Pembalap Muda Indonesia

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id – Momen spesial terjadi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 30 September 2025, ketika Presiden Prabowo Subianto menyambut juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez. Kehadiran Marquez bukan hanya menjadi simbol prestasi dunia balap, tapi juga langkah strategis Indonesia dalam memperkuat posisi sebagai pusat sport tourism global, terutama melalui MotoGP Mandalika yang kontraknya berlangsung hingga 2031. Presiden didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini.

Marc Marquez dan Talenta Muda Indonesia

Tidak hanya Marquez yang hadir, pertemuan ini juga diwarnai kehadiran dua pembalap muda berbakat Indonesia, Mario Suryo Aji yang kini berlaga di Moto2, serta Veda Ega Pratama yang diproyeksikan tampil di Moto3 musim 2026. Menpora Erick menekankan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan generasi pembalap Indonesia dan memperluas dampak ekonomi dari sport tourism Indonesia.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden sudah bertemu langsung dengan Marc Marquez, juara dunia MotoGP. Marc menyampaikan ini sebuah kehormatan bisa bertemu Bapak Presiden,” ujar Erick Thohir. Kehadiran pembalap muda Indonesia menjadi fokus khusus Presiden Prabowo. “Sekarang Mario sudah di Moto2, Veda akan ke Moto3. Presiden berharap keduanya bisa menjadi inspirasi dan membuka jalan bagi generasi muda pembalap Indonesia berikutnya,” tambah Erick.

Penguatan Sport Tourism dan Ekosistem Olahraga

Selain menyambut para pembalap, pemerintah juga menegaskan komitmen untuk mengembangkan ekosistem olahraga berkelanjutan. Menpora Erick menyampaikan bahwa berbagai program tengah disusun untuk mendukung kesejahteraan atlet, termasuk rencana dana pensiun bagi atlet dan pelatih. “Ini bagian dari ekosistem olahraga berkelanjutan, di mana prestasi harus diimbangi dengan perlindungan masa depan atlet,” jelasnya.

Kehadiran Marquez pun menegaskan daya tarik Indonesia di kancah dunia balap. Ia mengaku terhormat bisa kembali ke Indonesia setelah menyabet gelar juara dunia beberapa hari lalu. “Saya senang sekali kembali ke Indonesia setelah menjadi juara dunia tiga hari yang lalu. Mandalika akan menjadi sirkuit pertama setelah saya meraih gelar, dan saya akan mencoba menikmatinya,” kata Marquez. Ia menambahkan, “Indonesia selalu spesial karena fans di sini sangat luar biasa. Ini adalah salah satu negara terbaik untuk menikmati MotoGP.”

Momen Strategis untuk MotoGP Mandalika

Kontrak penyelenggaraan MotoGP Indonesia yang panjang hingga 2031 membuka peluang besar bagi pemerintah untuk membangun talenta pembalap kelas dunia sekaligus menggenjot pariwisata olahraga. Menpora Erick menegaskan, kehadiran Marquez dan para pembalap muda Indonesia menjadi simbol kuat bahwa Indonesia serius memanfaatkan momentum sport tourism global. Dengan ini, generasi muda pembalap Indonesia dapat menimba pengalaman sekaligus mendapatkan inspirasi dari juara dunia MotoGP.

Pertemuan di Istana ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengembangan olahraga Indonesia tidak hanya soal prestasi di lintasan balap, tapi juga dampak ekonomi dan promosi global. Kehadiran Marquez, ditambah Mario dan Veda, memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi sport tourism yang menarik dan mampu melahirkan atlet kelas dunia.

Dengan dukungan pemerintah, ekosistem olahraga berkelanjutan, dan perhatian Presiden Prabowo, Indonesia semakin siap memanfaatkan momentum MotoGP Mandalika untuk menumbuhkan generasi pembalap unggul dan meningkatkan posisi sport tourism di dunia. (*)

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com