fin.co.id – Juara bertahan Barcelona menelan pil pahit kekalahan telak saat bertandang ke markas Sevilla pada pekan kedelapan La Liga Spanyol musim 2025/2026. Dalam laga yang digelar di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu 5 Oktober 2025 skuad Blaugrana dihajar habis dengan skor mencolok 4-1.
Hasil tragis ini membuat Barcelona gagal mengambil alih puncak klasemen dari rival abadi mereka, Real Madrid. Kekalahan ini menjadi sorotan utama, mengingat dominasi Sevilla sepanjang pertandingan.
Drama Babak Pertama: Eks Barca Jadi Momok
Sejak peluit kick-off dibunyikan, tim tuan rumah asuhan Matias Almeyda langsung tancap gas. Tekanan tinggi yang diterapkan Sevilla membuahkan hasil cepat.
Pada menit ke-11, bek Barcelona Ronald Araujo melakukan blunder dengan melanggar striker lincah Sevilla, Isaac Romero, di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih. Eks winger Barcelona, Alexis Sanchez, yang tampil memukau malam itu, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, Sanchez menaklukkan mantan rekan setimnya di Arsenal, kiper Wojciech Szczesny, untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Upaya Barcelona untuk menyamakan kedudukan terus kandas di hadapan lini belakang Sevilla yang tampil sangat disiplin. Sebaliknya, serangan balik Los Nervionenses selalu menghadirkan bahaya, dengan Isaac Romero sebagai aktor utama yang terus meneror pertahanan tim tamu.
Baca Juga
Romero akhirnya benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Barcelona di menit ke-36. Ia sukses menggandakan keunggulan Sevilla menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan matang dari Ruben Vargas.
Untungnya bagi Barcelona, mereka sempat memperkecil ketertinggalan jelang jeda. Marcus Rashford mencetak gol krusial di masa injury time babak pertama, mengubah skor menjadi 2-1 dan menjaga asa timnya tetap menyala.
Lewy Gagal Penalti, Sevilla Pesta di Akhir Laga
Memasuki babak kedua, pelatih Barcelona melakukan dua pergantian di lini belakang demi meredam agresivitas Sevilla. Taktik tersebut cukup berhasil meredam tekanan di awal paruh kedua. Namun, serangan Pedri cs masih tumpul dan sulit menembus benteng pertahanan Sevilla.
Baca Juga
Peluang emas untuk menyamakan kedudukan datang di menit ke-73. Pemain pengganti Sevilla, Adnan Januzaj, melakukan pelanggaran di kotak penalti terhadap Alejandro Balde, dan Barcelona mendapat hadiah tendangan 12 pas.
Namun, momen krusial itu justru menjadi titik balik kegagalan Barcelona. Sang mesin gol, Robert Lewandowski, yang maju sebagai algojo, gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya melenceng jauh ke sisi kiri gawang yang dikawal Odisseas Vlachodimos. Skor tetap 2-1.
Kegagalan penalti tersebut seolah mematahkan mental para pemain Blaugrana. Sevilla semakin percaya diri dan menghukum tamunya di menit-menit akhir pertandingan.
Setelah sempat dianulir karena offside (menit ke-88), gol ketiga Sevilla akhirnya tercipta dua menit berselang. Berawal dari skema serangan balik cepat, Jose Angel Carmona melepaskan tembakan terarah dari dalam kotak penalti, membuat Szczesny tak berdaya. Skor 3-1.
Pesta gol Sevilla ditutup oleh pemain pengganti Akor Adams di masa injury time. Menerima sodoran dari Chidera Ejuke, Adams akhirnya sukses menjebol gawang Barcelona, mengunci kemenangan telak 4-1 untuk Los Rojiblancos.