fin.co.id - Bek tangguh Timnas Indonesia, Kevin Diks, menolak larut dalam kekecewaan usai kekalahan 3-2 dari Arab Saudi di laga pembuka putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ia menegaskan bahwa tim harus segera bangkit dan mengalihkan fokus penuh ke pertandingan berikutnya melawan Irak.
Meski mencetak dua gol lewat titik penalti, Kevin mengaku hasil tersebut tetap menyakitkan. “Tentu saja itu mengecewakan,” ucapnya. Namun, pemain FC Copenhagen itu menekankan pentingnya menjaga mental dan semangat juang. Menurutnya, kekalahan bukan alasan untuk menyerah.
“Seperti kata pelatih, kami harus fokus pada apa yang bisa kami ubah, bukan apa yang sudah terjadi. Masa lalu tidak bisa diubah,” ujar Diks. Ia menyebut laga melawan Irak sebagai “final besar” bagi skuad Garuda, yang akan menentukan nasib Indonesia di fase selanjutnya.
Bagi Diks, pertandingan ini bukan sekadar soal tiga poin. Ini tentang harga diri, semangat juang, dan pembuktian bahwa Timnas Indonesia layak bersaing di level tertinggi Asia. “Kami punya final besar besok, dan saya pikir semua orang siap tampil habis-habisan,” tegasnya penuh semangat.
Laga kontra Irak akan digelar Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB. Kevin berharap seluruh pemain bisa melupakan kekalahan dari Arab Saudi dan kembali fokus. “Dalam sepak bola, yang bertahan bukan yang tak pernah kalah, tapi yang tak pernah berhenti berjuang,” tutupnya.(Dimas Rafi)