fin.co.id - Timnas Prancis akan melanjutkan langkah mantap mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup D dengan menantang Islandia, Selasa, 14 Oktober 2025, pukul 01.45 WIB.
Pasukan Didier Deschamps kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi sempurna 9 poin dari tiga laga, dan berambisi mempertahankan tren kemenangan mereka.
Les Bleus tampil dominan sejauh ini. Kemenangan terakhir 3-0 atas Azerbaijan menegaskan kekuatan skuat yang tetap solid meski tanpa beberapa pilar utama.
Gol dari Kylian Mbappe, Adrien Rabiot, dan Florian Thauvin membawa Prancis semakin nyaman di puncak klasemen Grup D.
Namun, kali ini Deschamps menghadapi tantangan berat. Kylian Mbappe dan Ibrahima Konate dipastikan absen karena cedera, sementara Bradley Barcola, Marcus Thuram, Desire Doue, dan Ousmane Dembele juga tidak tersedia.
Aurelien Tchouameni terkena skorsing, membuat lini tengah kemungkinan kembali dipercayakan pada Rabiot.
Baca Juga
Meski begitu, Deschamps diyakini masih memiliki kedalaman skuat yang cukup untuk meraih hasil maksimal. Nama Jean-Philippe Mateta disebut berpeluang menjalani debut internasional sebagai penyerang tengah.
Islandia Butuh Keajaiban di Kandang
Di sisi lain, Islandia berjuang keras mempertahankan asa menuju babak playoff.
Mereka memulai kualifikasi dengan gemilang usai menghajar Azerbaijan 5-0, tetapi kemudian kalah 2-1 dari Prancis dan tumbang 5-3 di tangan Ukraina.
Kini mereka tertahan di peringkat tiga, hanya terpaut satu poin dari Ukraina yang berada di posisi kedua.
Baca Juga
Kekalahan dari Ukraina menjadi pukulan telak, namun peluang Islandia belum sepenuhnya tertutup. Pelatih Arnar Gunnlaugsson masih memiliki dua laga penentu bulan depan melawan Azerbaijan dan Ukraina.
Sayangnya, Islandia harus kehilangan Andri Gudjohnsen karena skorsing, striker andalan yang telah mencetak 10 gol dari 36 caps. Tempatnya kemungkinan akan diisi oleh Daniel Gudjohnsen.
Rekor Buruk Islandia vs Prancis
Secara historis, Islandia tidak pernah menang melawan Prancis dalam 16 pertemuan terakhir (12 kalah, 4 imbang) sejak tahun 1957.