fin.co.id - Timnas Italia akan menjamu Israel dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Bluenergy Stadium, Rabu, 15 Oktober 202, pukul 01.45 WIB.
Skuad asuhan Gennaro Gattuso itu hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan langkah mereka ke babak playoff Piala Dunia 2026 dalam laga lanjutan Kualifikasi Grup I.
Pertemuan ini menjadi ulangan duel sengit sebulan lalu yang berakhir dengan drama sembilan gol, di mana Italia menang 5-4 berkat gol penentu Sandro Tonali di masa tambahan waktu.
Performa Terkini Italia: Empat Kemenangan Beruntun di Bawah Gattuso
Setelah tertinggal sembilan poin dari Norwegia dan membawa dua laga tunda, Italia memasuki jeda internasional September dengan beban besar. Namun, di bawah komando Gattuso, mereka tampil menggigit.
Azzurri membuka bulan itu dengan kemenangan meyakinkan atas Estonia di Bergamo, lalu melanjutkan performa impresif saat menghadapi Israel tiga hari kemudian.
Sempat tertinggal dua kali, Italia membalikkan keadaan menjadi 4-2 sebelum akhirnya kebobolan dua gol di menit akhir.
Baca Juga
Tapi Tonali muncul sebagai pahlawan dengan gol penentu yang menghindarkan Italia dari kehilangan poin penting.
Pada akhir pekan lalu, Italia kembali tampil dominan dengan menumbangkan Estonia 3-1 di Tallinn.
Striker muda Francesco Pio Esposito mencetak gol debutnya di level senior, sementara kesalahan Gianluigi Donnarumma yang berujung gol lawan tidak mampu menggagalkan kemenangan mereka.
Kini, Italia mencatat empat kemenangan beruntun di kualifikasi, mencetak 13 gol hanya dalam tiga laga terakhir.
Baca Juga
Namun, sejarah pahit gagal lolos ke dua edisi Piala Dunia sebelumnya membuat Italia tak boleh lengah. Tiket playoff belum sepenuhnya aman.
Israel: Harapan Tipis Menuju Playoff
Bagi Israel, pertandingan di Udine menjadi penentu nasib. Mereka kini tertinggal tiga poin dari Italia dengan jumlah laga lebih banyak dan selisih gol lebih buruk. Hanya kemenangan yang bisa menjaga peluang mereka bertahan di jalur playoff.
Kekalahan telak 1-5 dari Norwegia pada akhir pekan lalu membuat mental tim asuhan Ran Ben Shimon terguncang.