Bola . 14/10/2025, 18:56 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Sementara itu, perjalanan Latvia masih jauh dari kata menggembirakan. Tim berjuluk The 11 Wolves hanya mencatat satu kemenangan dari enam laga Grup K, dan baru saja ditahan imbang 2-2 oleh Andorra, tim juru kunci grup.
Hasil itu membuat peluang Latvia ke babak playoff hampir tertutup rapat. Mereka kini tertinggal enam poin dari posisi kedua, dengan hanya dua laga tersisa, sebuah skenario nyaris mustahil untuk dikejar.
Catatan pertemuan juga tidak berpihak kepada mereka. Latvia telah menelan 14 kekalahan beruntun melawan tim peringkat 10 besar dunia dengan agregat mencolok 41-1. Inggris pun menang mudah 3-0 saat kedua tim bersua di Wembley tujuh bulan lalu.
Tuchel diperkirakan kembali menurunkan Harry Kane yang sebelumnya absen akibat cedera ringan. Sementara Marcus Rashford berpeluang menggantikan Anthony Gordon untuk memberikan variasi di lini depan.
Di kubu Latvia, pelatih Paolo Nicolato kehilangan dua pemain kunci, Roberts Uldrikis dan Kristers Tobers, yang masih dibekap cedera.
Kombinasi Janis Ikaunieks dan Vladislavs Gutkovskis akan menjadi tumpuan utama dalam upaya mengejutkan tamu raksasa mereka.
Zviedris; Savalnieks, Balodis, Cernomordijs, Jurkovskis; Ciganiks, Zelenkovs, Varslavans, Ikaunieks; Gutkovskis, Sits.
Pickford; Konsa, Guehi, Stones, Spence; Anderson, Rice; Saka, Rogers, Rashford; Kane.
Sulit melihat Latvia mampu menahan gempuran Inggris yang tengah on fire. Setelah gagal mencetak gol ke gawang Andorra, lini depan Inggris kini tampil jauh lebih tajam dan seharusnya bisa memastikan tiket Piala Dunia tanpa kesulitan berarti.
Apalagi, rapuhnya pertahanan Latvia yang kebobolan dua gol dari Andorra menjadi sinyal bahaya menjelang kedatangan tim sekelas Inggris.
Prediksi skor akhir: Latvia 0–3 Inggris.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media