PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert, Istana: Segera Cari Pengganti!

sport.fin.co.id - 16/10/2025, 22:32 WIB

PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert, Istana: Segera Cari Pengganti!

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menyambut baik keputusan dari PSSI untuk memberhentikan pelatih Patrick Kluivert. - Anisha Aprilia -

fin.co.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat suara soal keputusan PSSI memecat pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Ia menegaskan, pemerintah mendukung langkah tersebut sebagai bagian dari evaluasi besar terhadap performa sepak bola nasional.

“Pemerintah menyambut baik keputusan dari PSSI untuk memberhentikan pelatih Patrick Kluivert, dan kami berharap PSSI segera mencari penggantinya,” kata Prasetyo dalam pernyataan video yang diterima pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Alasan Pemecatan Kluivert

Prasetyo menjelaskan, keputusan itu muncul setelah Kluivert gagal membawa Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026. Menurutnya, hasil tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan perbaikan menyeluruh di tubuh sepak bola nasional.

“Pemecatan ini memang tidak mudah, tapi harus dilakukan karena tim nasional belum berhasil menembus Piala Dunia 2026,” ujarnya. “Kita tidak boleh patah semangat. Justru ini waktunya memperkuat fondasi agar ke depan Timnas bisa tampil lebih kompetitif.”

Harapan Pemerintah untuk Masa Depan Timnas

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa keputusan PSSI ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas sepak bola Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat agar tetap optimistis dengan masa depan Garuda.

“Kita harus terus yakin dan berusaha memperbaiki kualitas Timnas. Harapannya, impian 287 juta rakyat Indonesia untuk melihat tim kebanggaan kita berlaga di Piala Dunia bisa benar-benar terwujud,” ungkapnya.

Langkah Resmi PSSI

PSSI sebelumnya mengumumkan secara resmi pemutusan kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya pada Kamis siang, 16 Oktober 2025. Keputusan itu dilakukan lewat mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama.

“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” tulis laman resmi PSSI.

Dalam keterangan itu, PSSI menyebut bahwa kontrak kerja sama awalnya berdurasi dua tahun. Namun, hasil evaluasi menyeluruh membuat kedua pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak sebelum masa berlaku selesai.

Dengan berakhirnya era Kluivert, publik kini menunggu langkah cepat PSSI dalam menunjuk pelatih baru yang mampu membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi. - Anisha Aprilia

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID