Bola . 17/10/2025, 13:13 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Paul Scholes, legenda Manchester United yang dikenal blak-blakan, kembali membuat publik Inggris heboh. Dalam sebuah wawancara di The Overlap, mantan gelandang elegan itu menilai peluang Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 bakal hancur jika Thomas Tuchel tetap ngotot tidak membawa Jude Bellingham, Phil Foden, dan Jack Grealish ke Amerika Utara. Menurutnya, tiga pemain itu bukan hanya penting, tapi krusial untuk memberi Inggris napas kreativitas dan keseimbangan di lini tengah dan depan.
Scholes menilai, tanpa ketiganya, peluang Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 akan merosot drastis. Ia menekankan bahwa meski skuad Tuchel penuh talenta muda, tanpa kombinasi teknik, visi, dan pengalaman dari tiga bintang tersebut, Inggris hanya akan jadi peserta, bukan penantang gelar.
Scholes memang dikenal tidak suka bicara basa-basi. Dalam pandangannya, skuad Inggris racikan Tuchel saat ini terlihat solid di atas kertas, tetapi masih kurang karakter dan kreativitas di sektor gelandang serang. Jude Bellingham, yang baru pulih dari cedera bahu, seharusnya tetap dipanggil karena kehadirannya di ruang ganti dan lapangan bisa memberi efek besar bagi mental tim.
Selain itu, Phil Foden yang tampil impresif di Manchester City dan Jack Grealish yang mulai menemukan ritmenya di Everton seharusnya tidak diabaikan. Scholes menyebut, meninggalkan mereka adalah keputusan yang “aneh” dan berisiko tinggi. Baginya, ketiganya membawa sesuatu yang berbeda — visi Bellingham, dribel cepat Foden, serta daya eksplosif Grealish — yang sangat dibutuhkan Inggris jika ingin menembus semifinal atau bahkan final.
Tuchel, yang baru beberapa bulan memegang jabatan pelatih Timnas Inggris, mengaku alasannya sederhana. Ia ingin menjaga stabilitas tim dari kamp sebelumnya dan memberi kesempatan pada pemain yang sudah tampil bagus dalam laga-laga kualifikasi. Namun, keputusan itu justru memicu perdebatan di media dan publik.
Scholes menyoroti tiga aspek utama yang akan jadi masalah besar bagi Inggris jika ketiganya absen: kreativitas, keseimbangan, dan pengalaman turnamen besar.
Kreativitas yang tumpul
Inggris saat ini memang punya banyak pemain muda berbakat seperti Adam Wharton dan Cole Palmer, tapi mereka belum terbukti di level Piala Dunia. Scholes menilai, tanpa Bellingham dan Foden, permainan Inggris akan monoton. Tidak ada umpan vertikal yang menembus lini tengah lawan atau pergerakan yang mengacaukan struktur pertahanan musuh.
Kehilangan keseimbangan antar lini
Menurut Scholes, keberadaan Bellingham di lini tengah bukan sekadar soal menyerang. Ia mampu menjaga transisi permainan tetap stabil. Begitu pula Foden yang bisa turun membantu pertahanan dan memulai serangan balik dengan cepat. Tanpa mereka, beban permainan akan menumpuk di sektor sayap dan membuat Inggris mudah dibaca.
Minim pengalaman di turnamen besar
Bellingham, Foden, dan Grealish sudah merasakan atmosfer Piala Dunia 2022 dan Euro 2024. Mereka tahu tekanan besar yang datang ketika bermain di panggung dunia. Kehadiran pemain berpengalaman seperti itu akan membantu pemain muda menjaga ketenangan di momen-momen genting.
Dengan hilangnya tiga elemen penting itu, peluang Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 bakal menurun drastis. Scholes bahkan menegaskan, Inggris bisa saja gagal melewati perempat final jika Tuchel tetap keras kepala.
Meski kritik datang dari berbagai arah, Thomas Tuchel tetap tenang. Ia menjelaskan bahwa keputusannya bukan karena masalah pribadi atau ketidakpercayaan terhadap kemampuan tiga pemain itu. Menurut Tuchel, ia hanya ingin menjaga ritme tim yang sedang dalam tren positif setelah menang besar melawan Wales dan Latvia.
Tuchel juga menegaskan bahwa pintu untuk Bellingham, Foden, dan Grealish tetap terbuka. Namun, ia ingin memastikan semua pemain dalam kondisi fisik dan mental terbaik sebelum menentukan skuad final untuk Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara dengan BBC Sport, Tuchel mengatakan, “Keputusan ini bukan karena saya tidak menghargai mereka. Saya tahu betapa pentingnya Jude, Phil, dan Jack. Tapi saya juga punya tanggung jawab menjaga keseimbangan tim.”
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media