Persebaya Kalah Akibat Detail Kecil, Persija Bermain Tenang

sport.fin.co.id - 19/10/2025, 09:33 WIB

Persebaya Kalah Akibat Detail Kecil, Persija Bermain Tenang

Pemain Persebaya Surabaya Francisco Rivera (tengah) melesakkan bola ke arah pertahanan Persija saat pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (18/10/2025) malam. ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin

fin.co.id - Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez menilai kekalahan skuad asuhannya dari Persija Jakarta dengan skor 1-3 disebabkan oleh momen krusial atau detail kecil yang belum mampu diantisipasi para pemain.

“Kadang hasil pertandingan ditentukan oleh beberapa situasi, bola mati, penalti, atau satu tembakan. Jadi kami tahu apa yang harus diperbaiki,” kata Eduardo Perez saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu malam.

Menurut dia, kedua tim tampil sama-sama kuat dan memiliki peluang untuk menang, bahkan, para penggawa Persebaya sudah berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik di kandang sendiri.

Namun, setelah Persebaya kebobolan dua gol, permainan menjadi lebih sulit untuk dikendalikan oleh anak asuhnya.

“Bagi saya, ini pertandingan antara dua tim yang sama-sama ingin menang. Tapi tentu saja, kemenangan sering ditentukan oleh detail kecil,” katanya.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, timnya kini harus segera bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.

Oleh karena itu, ia meminta para pemain tetap bersatu dan menjaga semangat positif meski gagal meraih poin penuh di kandang.

“Sekarang kami harus kembali bersatu. Hari ini kami sedih karena tidak bisa memberikan kemenangan kepada suporter, tapi mulai besok kami harus berpikir positif dan bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, menanggapi keputusan rotasi pemain, termasuk menurunkan Gali Freitas sejak awal, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni berdasarkan hasil evaluasi latihan.

Sementara itu, pemain belakang Persebaya Leo Lelis menilai laga melawan Persija berlangsung dengan intensitas tinggi dan menunjukkan kualitas dua tim besar di kompetisi BRI Super League.

“Kami kurang beruntung hari ini karena tidak bisa membawa tiga poin pulang,” kata Lelis.

Ia menambahkan, seluruh pemain tetap menghormati penilaian suporter, namun di lapangan mereka hanya fokus untuk tampil maksimal dan menjalankan strategi yang sudah disiapkan pelatih.

“Saya tidak mendengar apa pun dari tribune karena fokus pada permainan. Kami berusaha bermain sesuai gaya kami dan mencari ruang yang tersedia di lapangan,” ujarnya.


Sementara itu, Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menilai timnya tampil efisien dan tenang sejak awal laga saat meraih kemenangan atas Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 pada pekan kesembilan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (18/10) malam.

“Sejak awal kami sudah mencari gol dan berhasil unggul lebih dulu. Itu membuat tim lebih tenang. Kami tahu Persebaya tim yang hebat, tapi hari ini kami pantas meraih kemenangan,” kata Souza saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu malam.

Ia menilai kemenangan tersebut lahir dari peningkatan organisasi pertahanan yang menjadi fokus utama setelah jeda internasional.

Selain itu, kata dia, setelah jeda internasional timnya banyak melakukan perbaikan pada sisi pertahanan, dan hasilnya terlihat dari penampilan tim yang mampu bertahan dengan sangat baik.

Ia menambahkan peningkatan pertahanan tersebut bukan hanya tanggung jawab pemain belakang, melainkan seluruh tim.

Menurut pelatih asal Brasil itu, ketenangan dalam bertahan membantu Persija menciptakan banyak peluang berbahaya di lini depan.

“Tim kami punya banyak kualitas untuk menciptakan peluang. Dan karena kami bertahan lebih baik, proses menciptakan peluang pun menjadi lebih mudah,” ucapnya.

Menanggapi absennya Bruno Tubarao dalam pertandingan tersebut, Souza menegaskan bahwa situasi itu tidak bisa dijadikan tolok ukur performa tim.

“Itu membuktikan kami punya tim yang hebat. Bruno pemain bagus dan punya sejarah di sepak bola. Setiap pemain bisa melalui masa sulit, tapi kami tetap percaya dan mengandalkan dia,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Souza juga menyampaikan apresiasi kepada suporter Jakmania serta fans Persebaya yang dinilainya memberikan atmosfer luar biasa di stadion.

“Saya ingin berterima kasih kepada Jakmania yang terus mendukung kami sepanjang laga, juga kepada suporter Persebaya atas sambutan hangat mereka. Stadion penuh dan semua orang bisa menikmati pertandingan yang hebat,” ujarnya.

Sementara itu, penyerang Persija Gustavo Almeida mengatakan timnya datang ke Surabaya dengan persiapan matang dan penuh motivasi untuk menang.

“Kami sudah berlatih keras selama seminggu dengan banyak tuntutan dari pelatih. Kami tahu hasil sebelumnya belum maksimal, tapi secara duel dan statistik kami selalu unggul. Hari ini hasilnya terlihat di lapangan,” ujarnya.

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID