fin.co.id - Salah satu dari dua tim yang belum terkalahkan di Serie A musim ini, Atalanta BC, akan menjamu Lazio, di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Minggu, 19 Oktober 2025, pukul 23.00 WIB.
Laga ini menjadi ujian penting bagi kedua kubu yang tengah berjuang menjaga konsistensi usai jeda internasional.
Setelah awal musim yang tidak terlalu meyakinkan pasca kepergian Gian Piero Gasperini, Atalanta mulai menunjukkan progres positif di bawah asuhan Ivan Juric.
La Dea sempat mencatat kemenangan 3-0 atas Torino, menahan imbang Juventus 1-1 di Turin, serta meraih kemenangan 2-1 atas Club Brugge di Liga Champions.
Sebelum jeda internasional, mereka juga berbagi poin dengan Como lewat hasil imbang di laga derbi Lombardy.
Menariknya, Atalanta belum terkalahkan di Serie A, dengan satu-satunya kekalahan musim ini datang di ajang Eropa melawan juara bertahan Paris Saint-Germain.
Baca Juga
Kini, Juric mendapat angin segar setelah beberapa pemain kunci seperti Gianluca Scamacca, Giorgio Scalvini, Charles De Ketelaere, dan Nicola Zalewski pulih dari cedera.
Kondisi Lazio: Masalah Cedera dan Embargo Transfer
Sementara itu, Lazio masih mencari kestabilan performa di bawah Maurizio Sarri. Klub asal ibu kota tersebut baru saja menjalani laga dramatis 3-3 melawan Torino sebelum jeda internasional, hasil yang menunjukkan semangat juang meski lini belakang tampak rapuh.
Matteo Cancellieri tampil menonjol dengan dua gol perdananya di Serie A, namun timnya nyaris kalah sebelum penalti telat dari Danilo Cataldi menyelamatkan satu poin.
Kondisi Lazio tidak ideal. Valentin Castellanos, andalan di lini depan, absen akibat cedera otot. Beberapa pemain lain seperti Nicolo Rovella, Luca Pellegrini, dan Samuel Gigot juga masih dalam perawatan.
Baca Juga
Sarri sedikit lega karena Matteo Guendouzi sudah bisa kembali setelah menjalani hukuman larangan bermain dua pertandingan.
Statistik dan Catatan Pertemuan
Lazio memiliki kenangan manis dalam lawatan terakhir mereka ke Bergamo, kala Gustav Isaksen mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 musim lalu.
Sejak 2018, Biancocelesti juga cukup produktif di markas Atalanta dengan rata-rata hampir dua gol per pertandingan tandang.