fin.co.id - Kabar mengejutkan datang dari dunia basket tanah air, Pacific Caesar Surabaya resmi berpisah dengan salah satu pemain mudanya, Aven Ryan Pratama.
Pengumuman ini disampaikan klub pada Kamis, 23 Oktober 2025, menandai akhir perjalanan Aven bersama tim yang telah membesarkan namanya di Indonesian Basketball League (IBL).
Pemain asal Banyuwangi, kelahiran 14 Juni 2004 ini, pertama kali menembus IBL pada musim 2023 ketika direkrut Pacific.
Tak butuh waktu lama bagi Aven untuk menarik perhatian publik, musim debutnya langsung berbuah penghargaan Rookie of The Year.
Saat itu Sung Jae Sik, pelatih kepala Pacific, memberikan kepercayaan besar kepada Aven, dan sang pemain muda membalasnya dengan performa menawan.
Dalam 29 pertandingan musim reguler IBL 2023, ia mencatat rata-rata 7 poin, 6,1 rebound, dan 1,6 assist per gim, dengan menit bermain mencapai 28,5 per laga.
Baca Juga
Performa Menurun, Tapi Potensi Masih Bersinar
Memasuki musim 2024, catatan statistik Aven memang sedikit menurun menjadi 3,7 poin dan 3,3 rebound per gim.
Namun, performanya tetap cukup konsisten sehingga membuatnya dipanggil ke pemusatan latihan Tim Nasional Basket Indonesia jelang FIBA Asia Cup Qualifiers.
Di musim 2025, Aven masih menjadi bagian penting dalam rotasi Pacific. Ia berkontribusi 3,9 poin, 2,3 rebound, dan 1 assist per game, membantu tim berjuang menuju babak playoff, meski target itu belum tercapai.
Baca Juga
Kini, setelah dua musim penuh bersama Pacific di IBL, perjalanan Aven secara resmi telah berakhir.
Belum ada kejelasan soal klub baru yang akan diperkuatnya, namun bakat dan potensinya disebut-sebut sudah menarik perhatian beberapa kontestan IBL lainnya.
Masa Depan Aven Ryan Pratama di IBL Masih Jadi Tanda Tanya
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman bermain yang cukup matang di level profesional, masa depan Aven di IBL tampak masih sangat cerah.
Banyak pihak percaya, ia bisa berkembang lebih jauh bila mendapatkan kesempatan bermain lebih besar di klub lain.