fin.co.id - Bintang Liverpool, Mohamed Salah, menjadi sorotan setelah menghapus seluruh atribut dan keterangan terkait Liverpool dari akun media sosialnya di platform X (Twitter).
Hal tersebut terjadi beberapa jam setelah The Reds meraih kemenangan telak 5-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions, Rabu lalu.
Kemenangan itu menjadi titik balik penting bagi Liverpool setelah sebelumnya menelan empat kekalahan beruntun di semua ajang.
Manajer Arne Slot mengambil keputusan berani dengan mencadangkan dua pemain kunci, yakni Salah dan Alexis Mac Allister.
Salah, yang musim lalu mencatat 34 gol dan 23 assist, belum mampu menemukan kembali performa terbaiknya musim ini.
Meski demikian, pemain asal Mesir itu masih menyumbang tiga gol dan tiga assist di berbagai kompetisi.
Baca Juga
Dalam laga melawan Frankfurt, Slot menerapkan formasi 4-4-2 dengan duet Alexander Isak dan Hugo Ekitike di lini depan.
Keputusan untuk kembali mencadangkan Salah menandai kali kedua ia tidak tampil sebagai starter di ajang Liga Champions musim ini, setelah sebelumnya juga duduk di bangku cadangan saat menghadapi Galatasaray.
Slot tampak berusaha menemukan keseimbangan ideal di skuadnya. Meskipun tim berhasil menang, permainan Liverpool kerap terlihat timpang, terutama dalam transisi menyerang dan bertahan.
Salah sendiri menunjukkan penurunan ketajaman dalam beberapa laga terakhir.
Baca Juga
Beberapa peluang emas yang terbuang diyakini menjadi alasan utama Slot mengambil keputusan tegas untuk sementara menepikannya.
Meski baru masuk lapangan pada menit ke-74, Salah tetap tampil aktif dan mencatat jumlah tembakan terbanyak dibanding pemain lain.
Namun aksinya menuai kritik, terutama setelah memilih menembak sendiri alih-alih mengoper bola ke Florian Wirtz yang berdiri bebas di depan gawang.
Tak lama setelah pertandingan, Salah kemudian menghapus semua referensi tentang Liverpool dari bio, foto profil, dan header di akun X miliknya, sebuah langkah yang langsung memicu spekulasi di kalangan suporter.
Arne Slot dalam konferensi pers pascalaga mengakui bahwa mencadangkan Salah bukan keputusan mudah, tetapi perubahan diperlukan setelah cedera yang dialami Ryan Gravenberch memaksa adanya rotasi di sektor tengah dan depan.