Erick Thohir Belum Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia, Kenapa?

sport.fin.co.id - 25/10/2025, 14:41 WIB

Erick Thohir Belum Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia, Kenapa?

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir. (Foto: Dimas Rafi/Disway)

fin.co.id – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menjelaskan alasan mengapa federasi belum mengumumkan sosok pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Menurut Erick, hingga kini pihaknya memang belum melakukan komunikasi resmi dengan calon pelatih baru. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga reputasi dan citra Indonesia di mata industri sepak bola dunia.

“Kalau ditanya apakah kita sudah menghubungi calon pelatih, jawabannya belum. Saat ini kami sedang menjaga persepsi global agar Indonesia tidak dinilai negatif oleh dunia sepak bola internasional, terutama setelah munculnya sejumlah isu diskriminasi dan ancaman,” ujar Erick di Jakarta, Jumat, 24 Oktober 2025.

Ia menekankan bahwa proses pemilihan pelatih tidak boleh dilakukan tergesa-gesa, terlebih setelah munculnya dinamika yang sempat menimbulkan sorotan internasional terhadap sepak bola nasional.

Erick, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menilai bahwa langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membangun kembali kepercayaan dunia internasional sebelum mendatangkan pelatih asing berkelas dunia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang profesional, terbuka, dan aman bagi siapa pun yang ingin berkarya di sini. Itu yang sedang kami perkuat,” tegasnya.

Erick juga menyoroti bahwa saat ini dunia olahraga global tengah sensitif terhadap isu diskriminasi dan keamanan personal. Karena itu, PSSI ingin memastikan bahwa Indonesia tetap dipandang positif oleh calon pelatih dan pemain luar negeri.

Ia menjelaskan, komunikasi dengan kandidat pelatih baru akan dilakukan setelah reputasi Indonesia dinilai membaik. Proses rekrutmen akan melewati mekanisme resmi melalui Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik PSSI, sebelum dibahas bersama dalam rapat Komite Eksekutif (Exco).

“Kami tidak ingin asal memilih. Harus ada tolok ukur yang jelas dan kesesuaian visi antara pelatih dengan arah pembangunan sepak bola nasional. Ini menyangkut masa depan timnas, jadi prosesnya harus transparan dan terukur,” jelas Erick.

Langkah hati-hati ini, lanjutnya, menjadi penting agar pelatih baru nantinya datang dengan komitmen kuat terhadap proyek jangka panjang Timnas Indonesia — mulai dari target masuk 100 besar peringkat FIFA, Piala Asia 2027, hingga peta jalan menuju Piala Dunia.

“Yang utama sekarang adalah memperkuat fondasi dan membangun kepercayaan dulu. Setelah semuanya siap, barulah kita melangkah ke tahap berikutnya,” pungkas Erick.

Dengan pendekatan tersebut, PSSI berharap proses pencarian pengganti Patrick Kluivert tidak hanya menghasilkan sosok pelatih berkualitas, tetapi juga mencerminkan transformasi sepak bola Indonesia yang lebih profesional dan disegani di kancah dunia.

(Dimas Rafi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID