Bola . 25/10/2025, 15:41 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan Dewan Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) tidak berarti menghentikan seluruh aktivitas olahraga di Indonesia. Menurutnya, dunia olahraga nasional tetap berjalan sebagaimana arah pembangunan yang telah ditetapkan dalam cetak biru olahraga nasional.
“Saya ingin menyampaikan ke media, konteksnya jangan seakan-akan dunia olahraga kita berhenti total. Kita tetap mendorong olahraga sebagai bagian penting dari pembangunan karakter bangsa,” ujar Erick di Jakarta, Jumat, 24 Oktober 2025.
Sebelumnya, IOC mengeluarkan empat poin keputusan penting setelah pelarangan atlet Israel berlaga dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta.
Salah satu poin utama adalah pemutusan dialog dengan Indonesia terkait proses bidding tuan rumah Olimpiade dan ajang-ajang olahraga internasional lainnya.
Selain itu, IOC juga merekomendasikan agar federasi olahraga internasional tidak menggelar event di Indonesia sampai pemerintah memberikan jaminan akses bagi seluruh atlet tanpa diskriminasi, sebagaimana diatur dalam Piagam Olimpiade.
Meski keputusan tersebut menimbulkan sorotan global, Erick menegaskan bahwa hal itu tidak berarti pembekuan terhadap dunia olahraga Indonesia.
Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus melakukan diplomasi olahraga untuk mencari jalan tengah yang menjunjung prinsip sportivitas tanpa mengorbankan kedaulatan bangsa.
“Ini masih dalam tahap pembicaraan. Kami di Kemenpora tetap menjalankan cetak biru olahraga nasional. Ada event internasional yang wajib kita ikuti seperti SEA Games, Asian Games, Youth Olympic, dan Olimpiade,” jelas Erick.
Erick memastikan bahwa para atlet Indonesia tetap memiliki kesempatan tampil dan berprestasi di kancah internasional, meski peluang menjadi tuan rumah event besar dunia kini menipis.
“Kita tetap akan berkompetisi. Atlet Indonesia tidak boleh kehilangan kesempatan untuk tampil dan berprestasi di ajang dunia,” tegasnya.
Ke depan, Kemenpora akan memprioritaskan upaya diplomasi dengan IOC dan federasi olahraga internasional lain untuk menjaga posisi Indonesia di kancah global.
Pemerintah juga berkomitmen agar prinsip keterbukaan yang diatur IOC dapat dijalankan tanpa mengabaikan nilai-nilai nasional dan semangat kedaulatan bangsa.
(Dimas Rafi)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media