fin.co.id - Nama Jay Idzes kini semakin harum, bukan hanya di Indonesia tapi juga di Eropa.
Dalam wawancara eksklusif bersama media Italia Tutto Sassuolo, bek tangguh Sassuolo itu dengan bangga ‘mempromosikan’ rekan-rekannya di Timnas Indonesia kepada publik Eropa.
Bagi Idzes, skuad Garuda bukan sekadar tim nasional tapi simbol kebangkitan sepak bola Asia Tenggara di panggung dunia.
“Orang-orang mulai mengetahui bahwa Indonesia memiliki banyak pemain bagus,” ujar Idzes seperti dikutip dari Bolasport.com.
Ia menambahkan, saat ini banyak pemain Indonesia yang meniti karier di Eropa.
Baca Juga
“Beberapa bermain di Belanda, di Eredivisie. Ada pula Kevin Diks di Borussia Monchengladbach, dan Calvin Verdonk yang kini berseragam Lille. Kami mencapai tingkat yang semakin tinggi,” tutur Idzes dengan penuh semangat.
Ikon Baru Timnas Indonesia di Era Emas Sepak Bola Nasional
Tak berlebihan jika Jay Idzes disebut ikon Timnas Indonesia era sekarang. Sejak debut pada 2024, pemain kelahiran Mierlo, Belanda, itu sudah mencatat 16 caps untuk Garuda.
Bahkan, di bawah kepemimpinannya sebagai kapten, Indonesia sukses melangkah hingga Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia — pencapaian historis yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Bagi Idzes, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia mulai dikenal dunia. “Indonesia kini berbicara di panggung internasional,” katanya bangga.
Baca Juga
Mengenang Debut yang Tak Terlupakan Bersama Garuda
Dalam wawancaranya, Idzes juga mengenang momen debutnya bersama Timnas Indonesia yang penuh emosi.
“Pada Maret 2024, saya memainkan partai kandang perdana. Sungguh luar biasa, saya merinding saat melangkah ke lapangan,” ucapnya.
Ia menuturkan bagaimana suasana stadion begitu menggetarkan ketika Garuda menang 1-0 di laga debut tersebut.