fin.co.id - Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dikabarkan tengah serius mempertimbangkan masa depannya di Santiago Bernabeu setelah ledakan emosinya pada laga El Clasico akhir pekan lalu.
Dalam duel penuh gengsi tersebut, Real Madrid berhasil memperlebar jarak menjadi lima poin di puncak klasemen La Liga setelah menaklukkan Barcelona 2-1 di Bernabeu.
Gol kemenangan Los Blancos dicetak oleh Kylian Mbappé dan Jude Bellingham, sementara Barcelona sempat menyamakan kedudukan lewat Fermin Lopez.
Vinicius turut berperan penting dalam proses gol penentu kemenangan Madrid.
Ia melakukan penetrasi cepat di sisi kiri dan mengirim umpan melambung yang disundul Eder Militao ke arah Bellingham untuk diselesaikan dengan mudah.
Namun, momen positif itu berubah menjadi drama ketika pemain asal Brasil tersebut ditarik keluar pada menit ke-72 dan digantikan oleh Rodrygo.
Baca Juga
Vinicius tampak kesal, berjalan meninggalkan lapangan dengan ekspresi marah dan bahkan tidak menyalami sang pelatih, Xabi Alonso.
Ia kemudian terlihat berteriak dengan nada frustrasi saat menuju ruang ganti sebelum akhirnya kembali duduk di bangku cadangan.
Situasi Memanas antara Vinicius dan Xabi Alonso
Menurut laporan harian AS, dilansir Sports Mole, Vinicius yang kini berusia 25 tahun merasa tidak dihargai dan mulai kehilangan kepercayaan terhadap proyek yang dijalankan Alonso.
Pemain yang hanya menyelesaikan laga penuh 90 menit sebanyak tiga kali musim ini itu disebut sudah tujuh kali ditarik keluar di pertengahan babak kedua.
Baca Juga
Situasi ini kabarnya telah mencapai titik “konflik maksimum”. Vinicius diyakini mengeluhkan, “Selalu aku! Aku keluar dari tim ini! Lebih baik aku pergi!” saat meninggalkan lapangan pada laga tersebut.
Pihak manajemen Madrid dikabarkan tidak senang dengan reaksinya dan langsung menyatakan dukungan penuh terhadap Alonso.
Meski begitu, Vinicius tetap ingin bertahan di klub, namun tidak menutup kemungkinan untuk hengkang pada musim panas 2026 jika hubungannya dengan sang pelatih tidak membaik.