FIFA Luncurkan FIFA Peace Prize, Penghargaan Perdamaian Dunia yang Kontroversial: Trump Diisukan Jadi Kandidat Utama!

sport.fin.co.id - 07/11/2025, 21:05 WIB

FIFA Luncurkan FIFA Peace Prize, Penghargaan Perdamaian Dunia yang Kontroversial: Trump Diisukan Jadi Kandidat Utama!

Timnas Indonesia Alami Peningkatan Rangking FIFA

fin.co.id - Ada kabar mengejutkan dari dunia sepak bola internasional. Badan sepak bola dunia, FIFA, baru saja mengumumkan akan meluncurkan sebuah penghargaan perdamaian global bernama FIFA Peace Prize.

Berbeda dari penghargaan Nobel yang sudah lebih dulu dikenal, penghargaan ini dibuat untuk menghormati individu yang dianggap berjasa dalam mewujudkan perdamaian dunia dan tidak terbatas hanya pada dunia olahraga.

Langkah FIFA ini sontak mencuri perhatian dunia, terutama karena belum ada detail resmi mengenai mekanisme pemilihan, kriteria penerima, atau siapa yang akan duduk di panel penilai.

Meski begitu, antusiasme publik langsung melonjak bahkan disertai spekulasi panas bahwa Donald Trump bisa saja menjadi pemenang pertamanya.

Donald Trump Jadi Kandidat Potensial FIFA Peace Prize?

Spekulasi ini muncul bukan tanpa alasan. Presiden FIFA, Gianni Infantino, dan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diketahui memiliki hubungan yang cukup dekat belakangan ini.

Keduanya terlihat bersama dalam sejumlah acara menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Lebih menarik lagi, FIFA mengumumkan penghargaan ini di Miami, dalam sebuah konferensi bisnis yang juga dihadiri oleh Trump. Maka, wajar saja jika rumor segera beredar bahwa FIFA Peace Prize bisa saja menjadi “hadiah pengganti” setelah Trump gagal meraih Nobel Peace Prize, meski sudah lama menginginkannya secara terbuka.

Infantino pun sempat melontarkan pujian tinggi untuk Trump. Ia menyebut Trump sebagai sosok yang “layak disebut pembawa perdamaian dunia”.

Bahkan, sehari sebelum Nobel Peace Prize 2025 diumumkan, Infantino menulis bahwa Trump “sangat pantas” mendapatkan penghargaan perdamaian atas upayanya dalam konflik Gaza.

Namun, kenyataannya, Nobel tahun ini jatuh kepada María Corina Machado, aktivis demokrasi asal Venezuela bukan Trump. Ketika ditanya oleh jurnalis apakah Trump akan menjadi pemenang FIFA Peace Prize, Infantino hanya tersenyum dan menjawab singkat,

“5 Desember, kamu akan lihat.”

Pengumuman FIFA Peace Prize Akan Dilakukan 5 Desember

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID