Bola . 13/11/2025, 19:31 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Bahkan jika gagal menang atas Estonia, peluang Norwegia tetap terbuka lebar. Dengan selisih gol +26, jauh lebih baik dari Italia yang hanya +10, posisi mereka masih sangat aman.
Namun, bermain di kandang sendiri di Stadion Ullevaal tentu menjadi momentum terbaik untuk memastikan kelolosan.
Di sisi lain, Estonia datang ke Oslo tanpa beban. Tim asuhan Jurgen Henn itu sudah dipastikan tersingkir dari perburuan tiket Piala Dunia.
Dari seluruh pertandingan di Grup I, mereka hanya mampu mengumpulkan empat poin, semuanya didapat dari Moldova.
Sisanya, Estonia selalu kalah, termasuk kekalahan 1-3 dari Italia bulan lalu. Saat ini mereka berada di peringkat 130 dunia versi FIFA, dan peluang untuk menutup kualifikasi dengan hasil positif tampaknya tipis.
Ketika kedua tim bertemu di Tallinn pada pertemuan pertama musim panas lalu, Norwegia memang hanya menang tipis 1-0 lewat gol Haaland di babak kedua.
Namun, dominasi Norwegia dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan saat itu menunjukkan perbedaan kelas yang jelas.
Norwegia masih belum bisa diperkuat sang kapten Martin Odegaard yang belum pulih dari cedera lutut.
Meski begitu, gelandang Arsenal itu tetap hadir di Oslo untuk memberi dukungan moral kepada rekan-rekannya.
Pelatih Solbakken memanggil kembali bek Genoa, Leo Ostigard, yang sempat absen karena patah tulang rusuk. Di lini depan, Jorgen Strand Larsen, Antonio Nusa, Oscar Bobb, dan Andreas Schjelderup bersaing untuk menemani duet maut Haaland–Sorloth.
Sementara itu, Estonia kehilangan dua pemain penting, gelandang Mattias Kait dan bek Maksim Paskotsi yang absen karena cedera.
Kapten Karol Mets dipastikan memimpin pertahanan di depan kiper andalan Karl Hein yang dimiliki Arsenal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media