fin.co.id - Padel akhirnya resmi masuk sebagai salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Asian Games Aichi–Nagoya 2026. Kabar ini langsung bikin komunitas olahraga raket se-Asia heboh, karena keputusan tersebut bisa menjadi titik balik lahirnya generasi bintang baru di olahraga yang sedang naik daun ini.
Pengumuman tersebut hadir setelah pertemuan antara Presiden Federasi Padel Internasional (FIP) Luigi Carraro dan Direktur Jenderal Dewan Olimpiade Asia (OCA) Husain Al Musallam di Kuwait pekan lalu. Setelah pertemuan tersebut, OCA langsung mengonfirmasi bahwa padel resmi menjadi bagian dari keluarga besar olahraga Asia.
“Kami dengan bangga menyambut Federasi Padel Internasional dan Padel Asia sebagai bagian dari keluarga besar OCA,” ujar Husain dalam keterangan resmi yang dirilis Selasa.
Keputusan ini diumumkan di sela-sela gelaran perdana FIP World Cup Pairs, sebuah turnamen yang juga menjadi simbol betapa cepatnya padel berkembang secara global. Bagi banyak pengamat olahraga, langkah ini menjadi momen paling signifikan dalam upaya membawa padel masuk ke panggung kejuaraan multicabang terbesar di Asia.
Pertumbuhan Padel di Asia Melonjak
Husain menegaskan bahwa perkembangan padel di Asia berlangsung sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Olahraga ini mulai memunculkan atlet-atlet generasi baru dan membangun komunitas penggemar yang semakin besar. Banyak negara Asia kini aktif mendirikan lapangan padel baru, menggelar turnamen tingkat regional, hingga masuk dalam federasi nasional.
Menurutnya, keputusan memasukkan padel ke Asian Games 2026 menjadi bukti komitmen OCA untuk merangkul cabang olahraga yang sedang berkembang pesat. Padel dinilai mampu mendorong nilai-nilai persahabatan, rasa saling menghormati, dan semangat keunggulan yang menjadi fondasi gerakan Olimpiade.
Baca Juga
Faktor lain yang membuat padel semakin relevan ialah karakter permainannya yang cepat, dinamis, dan mudah dipelajari oleh pemula. Kombinasi ini membuat padel sering disebut sebagai “sport next big thing” dalam dunia olahraga raket, terutama di kalangan generasi muda.
FIP dan Padel Asia: Gaspol ke Level Global
Presiden FIP Luigi Carraro menyambut keputusan OCA dengan antusias. Ia menyebut masuknya padel ke Asian Games 2026 sebagai pencapaian monumental dalam perjalanan menuju pengakuan global yang lebih luas.
“Kami akan terus bekerja siang dan malam bersama hampir 100 federasi nasional untuk mengembangkan padel di seluruh penjuru dunia,” tegas Luigi.
Sementara itu, Presiden Padel Asia Tariq Zainal menilai keputusan ini membuka babak baru bagi pertumbuhan padel di kawasan Asia. Menurut Tariq, tampilnya padel di Asian Games akan memberi platform strategis bagi atlet-atlet Asia untuk unjuk kemampuan di ajang tertinggi tingkat benua.
Baca Juga
Bagi federasi regional, Asian Games menjadi panggung ideal untuk mempercepat pengembangan talenta, menarik sponsor baru, dan memperluas basis penggemar. Apalagi, padel juga punya daya tarik kuat untuk pasar media dan komersial, terutama karena format permainannya yang cepat dan cocok untuk konten digital.
Menuju Olimpiade Brisbane 2032?
Masuknya padel sebagai cabang resmi Asian Games 2026 bukan sekadar kabar baik untuk Asia. Banyak pihak menilai keputusan ini juga menjadi batu loncatan besar menuju target jangka panjang untuk tampil di Olimpiade Brisbane 2032.