Bocoran Transfer Bikin Heboh: Man United Tolak Mentah-Mentah Lavia & Nkunku Demi Lepas Garnacho ke Chelsea!

sport.fin.co.id - 19/11/2025, 18:31 WIB

Bocoran Transfer Bikin Heboh: Man United Tolak Mentah-Mentah Lavia & Nkunku Demi Lepas Garnacho ke Chelsea!

Alejandro Garnacho - X @Cunha__utd -

fin.co.id - Kabar transfer terbaru dari Old Trafford benar-benar menghebohkan bursa! Manchester United (Man United) dilaporkan secara mengejutkan menolak kesempatan emas untuk merekrut dua bintang Chelsea, Romeo Lavia dan Christopher Nkunku. Penolakan ini terjadi sebagai bagian dari kesepakatan transfer yang membuat bintang muda Argentina, Alejandro Garnacho, pindah ke Stamford Bridge.

Transfer Garnacho ke Chelsea akhirnya tuntas pada 30 Agustus lalu, di mana The Blues merogoh kocek fantastis sebesar £40 juta untuk mendapatkan tanda tangannya. Bintang Argentina itu memilih Chelsea sebagai destinasi utama setelah pelatih kepala Man United, Ruben Amorim, memutuskan bahwa Garnacho tidak lagi masuk dalam rencana klub untuk musim 2024-2025.

Namun, detail di balik negosiasi transfer Garnacho inilah yang paling menarik perhatian publik dan memicu pertanyaan besar: Mengapa Man United menolak kesempatan untuk mendapatkan pemain sekaliber Lavia atau Nkunku? Langkah ini memunculkan dugaan kuat bahwa Setan Merah memiliki kekhawatiran serius terkait kondisi fisik dan performa kedua pemain The Blues tersebut.

Alarm Bahaya Kondisi Fisik Lavia: Alasan Utama Penolakan Man United

Menurut laporan eksklusif dari ESPN, Chelsea menawarkan Man United kesempatan untuk memasukkan Lavia atau Nkunku dalam kesepakatan Garnacho. Namun, juara Inggris 20 kali itu sama sekali tidak tertarik pada kedua nama tersebut. Khususnya untuk Romeo Lavia, ada satu faktor utama yang menjadi penghalang besar bagi Setan Merah: rekam jejak kebugarannya yang mengkhawatirkan.

Fakta berbicara keras. Gelandang bertahan asal Belgia, yang direkrut dari Southampton, benar-benar kesulitan menghadapi badai cedera sejak tiba di Stamford Bridge. Statistiknya sungguh memprihatinkan dan menjadi bukti 'damning statistic' yang membuat Setan Merah mundur teratur. Sejak kedatangannya pada tahun 2023, Lavia baru tampil 31 kali untuk The Blues. Lebih parahnya lagi, ia belum pernah sekalipun bermain penuh 90 menit untuk klubnya saat ini!

Kekhawatiran Man United sangat beralasan. Klub-klub besar cenderung menghindari investasi besar pada pemain yang rentan cedera, apalagi untuk posisi vital seperti gelandang. Mereka jelas tidak ingin mengulangi risiko yang berpotensi menghabiskan waktu pemulihan dan menghambat strategi jangka panjang tim.

Nkunku Dicuekin: Man United Pilih Opsi Serangan Lain

Christopher Nkunku juga dilaporkan ditawarkan kepada Man United. Tawaran ini sejatinya datang pada saat Setan Merah sedang mencari cara untuk memperkuat opsi serangan di sepertiga akhir lapangan. Namun, ternyata striker asal Prancis itu juga tidak menarik minat Setan Merah.

Man United lebih memilih untuk fokus pada target transfer lainnya. Pada akhirnya, mereka mendatangkan sejumlah pemain ofensif, termasuk Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko. Keputusan ini menegaskan bahwa Direksi Man United percaya ketiga pemain baru ini lebih cocok dengan filosofi pelatih Ruben Amorim dan memiliki profil yang lebih menjanjikan daripada Nkunku.

Nasib Nkunku pun berlanjut ke Italia. Ia akhirnya pindah ke AC Milan dengan biaya transfer sebesar £36 juta. Sejak bergabung dengan tim Italia tersebut, Nkunku telah mewakili Milan dalam delapan pertandingan, mencetak satu gol dan menyumbangkan satu assist. Nkunku meninggalkan Chelsea setelah mencatatkan 18 gol dan lima assist dalam 62 penampilan di semua kompetisi.

Bagaimana Performa Garnacho Setelah Pindah ke Chelsea?

Di sisi lain, transfer Alejandro Garnacho ke Chelsea telah rampung, dan ia kini harus membuktikan kelayakan harga £40 juta. Musim ini, Garnacho sudah tampil dalam 10 pertandingan untuk The Blues. Catatannya cukup positif, ia berhasil mencetak dua gol dan menyumbangkan dua assist.

Awal kariernya di Stamford Bridge memang sempat berjalan lambat, dan masih ada keraguan yang menyelimuti soal sikapnya di luar lapangan. Namun, ada sinyal-sinyal positif yang muncul dalam beberapa pekan terakhir, menunjukkan adaptasi yang membaik di bawah asuhan Mauricio Pochettino.

Garnacho kini memikul beban untuk tampil maksimal, tidak hanya demi Chelsea tetapi juga demi ambisi pribadinya. Ia masih menyimpan harapan besar untuk kembali masuk ke skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026. Tentu saja, ia harus bekerja ekstra keras untuk memaksakan dirinya masuk ke dalam rencana pelatih Lionel Scaloni untuk turnamen besar musim panas mendatang. Penampilan yang konsisten dan kontributif di Chelsea adalah kunci bagi Garnacho untuk mewujudkan mimpinya.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID